Menu ✖

Dark Mode
One Punch Man Season 3 Bagian Kedua Tayang Januari 2027, JAM Project Kembali Isi Lagu Opening Webtoon Populer The Remarried Empress Diadaptasi Menjadi Anime, Tayang Tahun Depan JR East Luncurkan Layanan Pembayaran Digital Baru Bernama “Teppay” pada 20 Oktober Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto

News

NTT Docomo Pensiunkan Emoji Orisinal yang Bersejarah Setelah 26 Tahun

badge-check


					NTT Docomo Pensiunkan Emoji Orisinal yang Bersejarah Setelah 26 Tahun Perbesar

Raksasa telekomunikasi Jepang, NTT Docomo Inc., akan menghentikan penggunaan kumpulan emoji orisinal mereka yang dirilis 26 tahun lalu—emoji yang telah berkontribusi besar membentuk bahasa visual dalam komunikasi digital masa kini.

Mulai Juni, smartphone Android dan ponsel fitur (feature phones) yang dipasarkan oleh Docomo tidak akan lagi menyertakan set emoji orisinal milik perusahaan tersebut. Dalam pengumuman pada akhir Mei, perusahaan menyatakan bahwa emoji-emoji tersebut telah “menuntaskan perannya,” seraya mencatat bahwa emoji milik Google kini telah menjadi standar global yang lebih umum digunakan.

Sebagai gantinya, ponsel baru akan mengadopsi Noto Color Emoji dari Google atau emoji milik Samsung.

Emoji Docomo pertama kali diperkenalkan pada tahun 1999 bersamaan dengan layanan i-mode, yaitu sistem ponsel dengan akses internet yang juga akan dihentikan pada tahun 2026.

Emoji menjadi sangat populer di Jepang, khususnya di kalangan remaja pada era 2000-an, sebagai bagian dari gaya bertukar pesan. Bahkan, sempat tren mengirim pesan hanya dengan emoji, sebelum akhirnya menyebar luas secara global.

Pada tahun 2016, satu set berisi 176 emoji Docomo diakui secara budaya dan dimasukkan dalam koleksi Museum of Modern Art di New York. Pihak museum menyatakan, “Dengan menggantikan bahasa tubuh, emoji menegaskan kembali unsur manusia dalam ruang komunikasi elektronik yang sangat abstrak dan tidak personal.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang

13 October 2026 - 10:10 WIB

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Trending on News