Menu

Dark Mode
Pokémon FireRed & LeafGreen Resmi Hadir di Nintendo Switch pada Pokémon Day 2026 Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang Honda Luncurkan Motor Listrik Murah yang Bisa Dikendarai dengan SIM Moped Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang Anime The Villager of Level 999 Rilis PV Perdana, Tayang Juli 2026 Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

News

Peringkat Kesenjangan Gender Jepang Masih Terburuk di Antara Negara G7 pada 2025

badge-check


					Students walk toward job interview in Tokyo. (Photo by Tsuyoshi Tamehiro) Perbesar

Students walk toward job interview in Tokyo. (Photo by Tsuyoshi Tamehiro)

Jepang tetap berada di peringkat ke-118 dari 148 negara dalam peringkat kesenjangan gender dunia tahun 2025, menurut laporan World Economic Forum (WEF) yang dirilis Kamis. Posisi ini menjadikan Jepang sebagai negara dengan kinerja terburuk dalam kelompok negara maju G7, terutama karena rendahnya partisipasi perempuan dalam dunia politik.

Laporan dari lembaga pemikir asal Swiss tersebut menunjukkan bahwa Jepang mencatat peningkatan dalam partisipasi ekonomi perempuan, namun hanya berada di peringkat ke-125 untuk pemberdayaan politik, mencerminkan sedikitnya jumlah menteri perempuan di kabinet dan kenyataan bahwa Jepang belum pernah memiliki perdana menteri perempuan.

Dibandingkan negara-negara maju lainnya di G7, Jepang tertinggal jauh. Italia adalah negara G7 dengan peringkat terendah kedua, yakni di posisi ke-85, namun tetap terpaut jauh di atas Jepang.

WEF menilai bahwa meskipun terdapat kemajuan global dalam partisipasi ekonomi dan pemberdayaan politik perempuan, dibutuhkan waktu sekitar 123 tahun lagi untuk mencapai kesetaraan penuh antara laki-laki dan perempuan secara global.

Jepang mencatat kemajuan paling signifikan dalam aspek partisipasi dan peluang ekonomi, seiring dengan meningkatnya kehadiran perempuan dalam dunia kerja. Namun, negara ini masih berada di posisi 127 dalam hal partisipasi perempuan di posisi manajerial, menunjukkan kesenjangan yang masih besar di level kepemimpinan.

Secara keseluruhan, skor Jepang sedikit membaik dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 0,666 pada 2025 dibanding 0,663 pada 2024. Skor ini menggunakan skala antara 0 hingga 1, di mana angka 1 menunjukkan kesetaraan penuh antara laki-laki dan perempuan.

Namun, sejak laporan pertama pada 2006, kemajuan Jepang sangat lambat, hanya naik dari skor 0,6447, jauh di bawah rata-rata tren peningkatan dari 100 negara yang dianalisis selama periode tersebut.

Dalam peringkat tahun ini, Islandia tetap berada di posisi teratas secara global, disusul oleh Finlandia dan Norwegia. Di kawasan Asia Timur dan Pasifik, Selandia Baru menjadi negara dengan peringkat tertinggi di posisi kelima, sementara Jepang berada di posisi ke-17 di kawasan tersebut.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang

21 February 2026 - 10:10 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

20 February 2026 - 14:10 WIB

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran

20 February 2026 - 10:10 WIB

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News