Menu ✖

Dark Mode
Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027 Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka Film Anime Gundam Seed FREEDOM ZERO Tayang Januari 2027 di Jepang, Trailer Terbaru Dirilis Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

News

Jepang Cabut Peringatan Tsunami Pasca Gempa 8,8 M di Lepas Pantai Rusia

badge-check


					Jepang Cabut Peringatan Tsunami Pasca Gempa 8,8 M di Lepas Pantai Rusia Perbesar

Pemerintah Jepang pada Kamis (31 Juli) mencabut semua peringatan dan imbauan tsunami yang masih tersisa setelah gempa berkekuatan 8,8 SR mengguncang lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia pada Rabu pagi.

Gempa besar yang terjadi pada pukul 08.24 waktu Jepang tersebut sempat memicu peringatan tsunami untuk wilayah pesisir Jepang mulai dari Hokkaido di utara hingga Prefektur Wakayama di barat, berdampak pada sekitar 2 juta orang yang diminta mengungsi.

Peringatan itu diturunkan menjadi imbauan pada Rabu malam, dan akhirnya seluruh imbauan dicabut pada Kamis pagi setelah Badan Meteorologi Jepang menilai risiko gelombang besar susulan telah mereda. Meski begitu, pihak berwenang tetap memperingatkan kemungkinan perubahan permukaan laut hingga Jumat, serta mengingatkan warga untuk tetap waspada.

Wilayah yang dicabut imbauannya meliputi pesisir Pasifik dari Prefektur Kanagawa hingga Okinawa, serta Hokkaido, Ibaraki, Chiba, Kepulauan Izu, dan Tanegashima-Yakushima di Kagoshima.

Gelombang tsunami tertinggi tercatat di Pelabuhan Kuji, Prefektur Iwate pada Rabu siang, dengan ketinggian 1,3 meter, sementara gelombang 70 cm tercatat di Pelabuhan Tokachi (Hokkaido) dan Oarai (Ibaraki) pada Kamis.

Akibat evakuasi mendadak, seorang wanita berusia 50-an di Prefektur Mie meninggal saat mencoba mengungsi, dan 10 orang lainnya terluka. Selain itu, 11 pengungsi dilarikan ke rumah sakit karena mengalami masalah kesehatan akibat cuaca panas ekstrem.

Beberapa layanan kereta seperti JR Hokkaido masih terganggu, dan sejumlah warga terpaksa bermalam di pusat evakuasi, termasuk Kayoko Nakajima (76) di Kota Kushiro, Hokkaido.

“Lantainya keras dan dingin, saya tidak bisa tidur nyenyak karena suara bising,” ujar Nakajima, mengenang malam penuh kecemasan itu.

Pihak berwenang menegaskan bahwa gempa sebesar ini bisa terjadi lagi, dan masyarakat harus tetap siap siaga di masa mendatang.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka

9 October 2026 - 15:10 WIB

Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat

8 October 2026 - 14:10 WIB

Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

8 October 2026 - 11:10 WIB

Trending on News