Menu

Dark Mode
Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran Kosakata Jepang untuk Tingkat Kematangan & Rasa Jun Matsumoto Resmi Bergabung di Live-Action Chiruran: Shinsengumi Requiem, Tayang Maret Cara Memilih Lokasi Hotel Jepang yang Benar-benar Strategis Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini Kata Jepang di Konbini yang Sering Bikin Orang Asing Bingung

News

Hujan Lebat di Kyushu Sebabkan Banjir dan Longsor, 2 Tewas dan Beberapa Hilang

badge-check


					Hujan Lebat di Kyushu Sebabkan Banjir dan Longsor, 2 Tewas dan Beberapa Hilang Perbesar

Dua orang dipastikan tewas pada Selasa, sementara beberapa lainnya masih hilang setelah hujan lebat di akhir pekan memicu banjir dan longsor di wilayah Kyushu, Jepang barat daya, kata pihak berwenang.

Upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan bagi korban hilang di Prefektur Fukuoka dan Kumamoto. Cuaca buruk ini mengganggu transportasi di musim liburan musim panas Jepang, memengaruhi banyak penumpang kereta peluru shinkansen.

Pihak berwenang mengatakan seorang pria yang mengungsi bersama keluarganya ditemukan tanpa tanda-tanda vital pada Senin setelah mobil mereka tertimbun longsor di Kosa, Prefektur Kumamoto. Korban tewas lainnya adalah seorang wanita yang ditemukan di dalam mobil yang jatuh ke saluran irigasi di Yatsushiro pada Senin.

Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan khusus hujan lebat untuk tujuh kota di Kumamoto pada Senin pagi, kemudian menurunkannya menjadi peringatan biasa.

Gubernur Kumamoto, Takashi Kimura, meninjau wilayah terdampak di Yatsushiro dan Tamana pada Selasa, dan mengatakan akan meminta pemerintah pusat untuk menetapkan peristiwa ini sebagai bencana berat guna mendapatkan bantuan keuangan bagi daerah tersebut.

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata mengatakan puluhan sungai meluap di berbagai wilayah Jepang, termasuk Fukuoka, Kumamoto, dan Kagoshima di pulau utama barat daya Kyushu.

Pasokan air terputus hingga sekitar 40.000 rumah di ketiga prefektur akibat pipa rusak dan pemadaman listrik.

Pada Senin, JR Kyushu menangguhkan seluruh layanan kereta peluru shinkansen sejak pagi hingga sore, sementara JR West mengatakan hujan lebat di Prefektur Yamaguchi menghentikan layanan Sanyo Shinkansen pada Minggu, memengaruhi sekitar 67.700 penumpang. Sebuah kereta Nozomi dari Tokyo ke Fukuoka tiba sekitar 12,5 jam terlambat pada Senin dini hari.

Pada Selasa pagi, layanan shinkansen dari Jepang tengah hingga barat sebagian besar kembali berjalan sesuai jadwal, menurut operatornya.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran

20 February 2026 - 10:10 WIB

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Jepang Longgarkan Kuota Mahasiswa Asing, Tiga Universitas Top Dapat Izin Khusus

19 February 2026 - 15:10 WIB

Prefektur Kagawa Gandeng Nvidia, Dorong Pemanfaatan AI dan Pembangunan Data Center

19 February 2026 - 13:10 WIB

PM Sanae Takaichi Targetkan Penangguhan Pajak Konsumsi Makanan Selama Dua Tahun

19 February 2026 - 11:10 WIB

Trending on News