Anime remake Ranma ½ garapan studio MAPPA kembali mengadaptasi salah satu cerita favorit penggemar, yaitu arc Breaking Point. Bagian cerita ini menyoroti persaingan Ranma Saotome dan Ryoga Hibiki, serta hubungan rumit mereka dengan Akane Tendo.
Setelah berlatih bersama Cologne, nenek buyut Shampoo, kemampuan Ranma meningkat pesat hingga lawan-lawannya terasa bergerak lambat di matanya. Hal ini membuat Ryoga merasa dipermalukan ketika Ranma mengalahkannya dengan mudah di hadapan Akane, gadis yang ia sukai.
Melihat situasi tersebut, Cologne memanfaatkan kesempatan untuk melatih Ryoga. Ia berharap Ryoga mampu mengalahkan Ranma dan mendapatkan hati Akane, sehingga Ranma bisa menikahi Shampoo. Teknik yang diajarkannya adalah Breaking Point, jurus bela diri yang mampu menghancurkan batu besar hanya dengan sentuhan ringan.
Meski terdengar berlebihan, teknik tersebut menghadirkan ancaman serius bagi Ranma. Jika digunakan dengan benar, serangan Ryoga berpotensi mencederai Ranma secara ekstrem. Pertarungan ini pun memadukan aksi bela diri yang dramatis dengan humor khas Ranma ½.
Selain aksi pertarungan, adegan Akane yang mencoba memasak di dekat api unggun juga menjadi salah satu momen komedi yang menonjol. Masakan Akane yang tidak sengaja berbahaya mengundang berbagai reaksi lucu dari karakter lain, membuktikan bahwa lelucon klasik serial ini masih bisa menghibur penonton baru.
Pada episode kedua, pertarungan Ranma melawan Ryoga menjadi sorotan utama. Ryoga mengandalkan pukulan dahsyat dari teknik Breaking Point, sementara Ranma menggunakan kecepatan dan kelincahannya untuk menghindari serangan. Pertarungan tersebut mendapat pujian karena animasinya yang spektakuler, alurnya mudah diikuti, dan koreografinya terasa kreatif.
Dibandingkan dengan beberapa pertarungan dalam anime aksi Jujutsu Kaisen, adegan Ranma melawan Ryoga dinilai memiliki alur yang lebih mudah dipahami tanpa kehilangan intensitas. Perpaduan gerakan yang halus, aksi berlebihan, dan komedi membuat pertarungan ini terasa menghibur.
Secara keseluruhan, remake Ranma ½ dari MAPPA dinilai mampu mempertahankan humor dan karakter unik karya Rumiko Takahashi, sekaligus menghadirkan animasi modern yang memikat. Penggemar pun dibuat penasaran dengan bagian manga lain yang akan diadaptasi dalam episode-episode berikutnya.










