Pemerintahan Amerika Serikat mengumumkan bahwa tarif impor mobil dari Jepang resmi diturunkan menjadi 15 persen mulai Selasa (12/9).
Sebelumnya, tarif kendaraan impor asal Jepang sempat melonjak menjadi 27,5 persen setelah Presiden Donald Trump pada April memberlakukan bea tambahan dengan alasan keamanan nasional. Kebijakan itu sempat menekan keuntungan produsen mobil Jepang dan manufaktur lain.
Penurunan tarif ini merupakan bagian dari kesepakatan dagang yang dicapai Trump dengan Jepang pada 22 Juli. Sebagai imbalannya, Tokyo berkomitmen meningkatkan investasi di Amerika serta memperbesar impor produk pertanian asal AS. Trump kemudian menandatangani perintah eksekutif pada 4 September untuk meresmikan kesepakatan tersebut.
Melalui perjanjian ini, Jepang juga mendapat perlakuan khusus terkait apa yang Trump sebut sebagai tarif “resiprokal.” Artinya, barang impor asal Jepang yang sudah dikenakan tarif 15 persen atau lebih tidak akan dibebani pungutan tambahan, sementara tarif untuk produk lainnya dibatasi maksimal 15 persen.
Pemerintah AS juga menyatakan akan mengembalikan kelebihan pungutan tarif (stacking tariff) yang sempat dipungut sejak sistem tarif baru per negara diberlakukan pada 7 Agustus lalu.
Dengan langkah ini, Trump menegaskan strategi dagangnya pada periode kedua kepemimpinannya, yang menekankan keseimbangan hubungan dagang dan peningkatan investasi asing di Amerika Serikat.
Sc : KN







