Menu

Dark Mode
Season 2 Saga of Tanya the Evil Siap Tayang Tahun 2026, Rilis Teaser Baru Mulai April 2026, Orang Tua yang Cerai di Jepang Wajib Bayar Nafkah Anak ¥20.000 per Bulan Manga “SHION” Dapat Adaptasi Anime Mulai 1 Desember Pengadilan Tinggi Tokyo Putuskan Larangan Nikah Sesama Jenis Masih Sesuai Konstitusi Jepang Jumlah Petani Jepang Anjlok 25% dalam Lima Tahun, Picu Kekhawatiran Ketahanan Pangan Kadokawa Rilis Manga Baru “Tsukuru Niwa” Karya Mikanuji di Comic Newtype

Bahasa Jepang

Bahasa Jepang Saat Menghadiri Pernikahan 💍🇯🇵

badge-check


					Bahasa Jepang Saat Menghadiri Pernikahan 💍🇯🇵 Perbesar

Menghadiri pernikahan di Jepang bukan hanya soal mengenakan pakaian rapi, tetapi juga memahami etika berbahasa. Ada ungkapan-ungkapan khusus yang digunakan untuk memberi selamat, menyampaikan doa, hingga berbincang dengan pasangan pengantin atau tamu lain. Berikut panduan kosakata dan frasa yang berguna saat menghadiri pernikahan di Jepang.


1. Ucapan Selamat

  • ご結婚おめでとうございます! (Gokekkon omedetou gozaimasu!)
    “Selamat atas pernikahannya!” (ungkapan formal paling umum)

  • ご結婚、心よりお祝い申し上げます。(Gokekkon, kokoro yori oiwai moushiagemasu.)
    “Dengan tulus hati saya mengucapkan selamat atas pernikahan Anda.” (sangat sopan, cocok untuk situasi resmi)

  • 末永くお幸せに!(Suenagaku o-shiawase ni!)
    “Semoga bahagia selamanya!”


2. Frasa yang Umum Didengar di Pernikahan

  • 披露宴 (Hirouen) – Resepsi pernikahan.

  • 乾杯 (Kanpai) – Bersulang. Biasanya tamu akan mengangkat gelas sambil mengucapkan ini.

  • 祝辞 (Shukuji) – Pidato ucapan selamat.

  • 花嫁 (Hanayome) – Pengantin wanita.

  • 花婿 (Hanamuko) – Pengantin pria.


3. Saat Memberi Ucapan Singkat

  • 今日は本当におめでとうございます。(Kyou wa hontou ni omedetou gozaimasu.)
    “Hari ini benar-benar bahagia, selamat ya.”

  • お二人の門出を心から祝福します。(Ofutari no kadode o kokoro kara shukufuku shimasu.)
    “Saya dengan tulus memberkati langkah baru kalian berdua.”

  • 素敵なご家庭を築いてください。(Suteki na gokatei o kizuite kudasai.)
    “Semoga membangun rumah tangga yang indah.”


4. Hal yang Perlu Dihindari

Dalam budaya Jepang, ada kata-kata yang dianggap tidak pantas diucapkan di pernikahan karena memiliki kesan “perpisahan” atau “pengulangan.” Misalnya:

  • 別れる (Wakareru) – Berpisah.

  • 終わる (Owaru) – Berakhir.

  • 再び (Futatabi) – Lagi/kembali (memberi kesan pernikahan bisa gagal dan diulang).

👉 Karena itu, tamu biasanya sangat berhati-hati dalam memilih kata.


5. Bahasa Tubuh & Etika

Selain bahasa, etika juga penting:

  • Membawa ご祝儀 (Goshūgi) atau amplop berisi uang sebagai hadiah.

  • Memberikan amplop dengan dua tangan sambil sedikit menunduk.

  • Menggunakan bahasa sopan (keigo), terutama jika berbicara dengan keluarga pengantin atau tamu senior.


Menghadiri pernikahan di Jepang bukan hanya soal menghadiri pesta, tapi juga menghormati tradisi dengan ucapan dan sikap yang tepat. Dengan memahami frasa seperti gokekkon omedetou gozaimasu, suenagaku o-shiawase ni, hingga etika pemberian hadiah, kamu bisa lebih percaya diri menghadiri acara spesial ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bahasa Jepang untuk Dunia Kendaraan Bekas: Siap Belanja Mobil & Motor Second di Jepang!

22 November 2025 - 17:45 WIB

Bahasa Jepang Saat Membuka Rekening Bank di Jepang

21 November 2025 - 16:10 WIB

Bahasa Jepang Saat Mengikuti Event Idol & Handshake Event

20 November 2025 - 12:30 WIB

Ungkapan Jepang untuk Menyapa Tetangga

20 November 2025 - 06:16 WIB

Frasa Jepang untuk Minta Diskon atau Tawaran Promo

18 November 2025 - 13:30 WIB

Trending on Bahasa Jepang