Menu

Dark Mode
Pria Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Tertimbun Salju di Toyama Ungkap Fakta Perundungan Lewat Analisis Suara, Pakar Audio di Chiba Berupaya Cegah Tragedi Budaya Diam di Kereta Saat di Jepang: Etika Tak Tertulis yang Dipatuhi Bersama Strategi Atur Waktu Check-in & Check-out Hotel Jepang Biar Liburan Lebih Efisien Kampanye Pemilu Jepang Dimulai, Takaichi Cari Mandat Baru di Tengah Isu Pajak dan Stabilitas Politik Film Live-Action Kedua Mr. Osomatsu Resmi Dijadwalkan Ulang Tayang 12 Juni

Bahasa Jepang

Bahasa Jepang Saat Menghadiri Pernikahan 💍🇯🇵

badge-check


					Bahasa Jepang Saat Menghadiri Pernikahan 💍🇯🇵 Perbesar

Menghadiri pernikahan di Jepang bukan hanya soal mengenakan pakaian rapi, tetapi juga memahami etika berbahasa. Ada ungkapan-ungkapan khusus yang digunakan untuk memberi selamat, menyampaikan doa, hingga berbincang dengan pasangan pengantin atau tamu lain. Berikut panduan kosakata dan frasa yang berguna saat menghadiri pernikahan di Jepang.


1. Ucapan Selamat

  • ご結婚おめでとうございます! (Gokekkon omedetou gozaimasu!)
    “Selamat atas pernikahannya!” (ungkapan formal paling umum)

  • ご結婚、心よりお祝い申し上げます。(Gokekkon, kokoro yori oiwai moushiagemasu.)
    “Dengan tulus hati saya mengucapkan selamat atas pernikahan Anda.” (sangat sopan, cocok untuk situasi resmi)

  • 末永くお幸せに!(Suenagaku o-shiawase ni!)
    “Semoga bahagia selamanya!”


2. Frasa yang Umum Didengar di Pernikahan

  • 披露宴 (Hirouen) – Resepsi pernikahan.

  • 乾杯 (Kanpai) – Bersulang. Biasanya tamu akan mengangkat gelas sambil mengucapkan ini.

  • 祝辞 (Shukuji) – Pidato ucapan selamat.

  • 花嫁 (Hanayome) – Pengantin wanita.

  • 花婿 (Hanamuko) – Pengantin pria.


3. Saat Memberi Ucapan Singkat

  • 今日は本当におめでとうございます。(Kyou wa hontou ni omedetou gozaimasu.)
    “Hari ini benar-benar bahagia, selamat ya.”

  • お二人の門出を心から祝福します。(Ofutari no kadode o kokoro kara shukufuku shimasu.)
    “Saya dengan tulus memberkati langkah baru kalian berdua.”

  • 素敵なご家庭を築いてください。(Suteki na gokatei o kizuite kudasai.)
    “Semoga membangun rumah tangga yang indah.”


4. Hal yang Perlu Dihindari

Dalam budaya Jepang, ada kata-kata yang dianggap tidak pantas diucapkan di pernikahan karena memiliki kesan “perpisahan” atau “pengulangan.” Misalnya:

  • 別れる (Wakareru) – Berpisah.

  • 終わる (Owaru) – Berakhir.

  • 再び (Futatabi) – Lagi/kembali (memberi kesan pernikahan bisa gagal dan diulang).

👉 Karena itu, tamu biasanya sangat berhati-hati dalam memilih kata.


5. Bahasa Tubuh & Etika

Selain bahasa, etika juga penting:

  • Membawa ご祝儀 (Goshūgi) atau amplop berisi uang sebagai hadiah.

  • Memberikan amplop dengan dua tangan sambil sedikit menunduk.

  • Menggunakan bahasa sopan (keigo), terutama jika berbicara dengan keluarga pengantin atau tamu senior.


Menghadiri pernikahan di Jepang bukan hanya soal menghadiri pesta, tapi juga menghormati tradisi dengan ucapan dan sikap yang tepat. Dengan memahami frasa seperti gokekkon omedetou gozaimasu, suenagaku o-shiawase ni, hingga etika pemberian hadiah, kamu bisa lebih percaya diri menghadiri acara spesial ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pria Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Tertimbun Salju di Toyama

28 January 2026 - 19:36 WIB

Kosakata Jepang untuk Menunjukkan Kekaguman Tanpa Berlebihan

27 January 2026 - 16:10 WIB

Kosakata Jepang yang Dipakai Saat Mengomentari Makanan

26 January 2026 - 17:30 WIB

Kosakata Jepang Saat Mau Bilang “Mungkin Lain Kali”

23 January 2026 - 18:10 WIB

Bahasa Jepang untuk Menyampaikan Ketidaksetujuan Secara Aman

22 January 2026 - 19:27 WIB

Trending on Bahasa Jepang