Badan Antariksa Eropa (ESA) pada Selasa mengumumkan telah membuka kantor permanen pertamanya di Asia, yang berlokasi di Tokyo, Jepang. Fasilitas ini diposisikan sebagai basis strategis untuk memperdalam kerja sama antara Eropa dan Jepang dalam eksplorasi serta penelitian antariksa.
ESA menyatakan bahwa Jepang dipilih sebagai lokasi karena rekam jejak panjang kolaborasi sukses dengan Badan Eksplorasi Antariksa Jepang (JAXA) dalam berbagai proyek bersama, termasuk pengamatan Bumi dan misi eksplorasi Merkurius. Pembukaan kantor ini disebut sebagai langkah penting menuju kolaborasi yang lebih erat di bidang ilmu antariksa tingkat lanjut.
Pada tahun 2024, kedua lembaga tersebut telah menandatangani pernyataan bersama untuk memperkuat kerja sama dalam “pertahanan planet” — yaitu pendeteksian dan pemantauan asteroid berpotensi berbahaya yang mendekati Bumi — serta dalam pengamatan lingkungan dan penelitian terkait.
Sebagai bagian dari kolaborasi yang berkelanjutan, ESA dan JAXA juga berencana untuk meluncurkan wahana antariksa Eropa menggunakan roket Jepang H3 guna mengamati asteroid Apophis, yang diperkirakan akan melintasi titik terdekatnya dengan Bumi pada tahun 2029.
Sc : JT







