Menu

Dark Mode
Patlabor Akhirnya Punya Game 3D Baru, Rilis September 2026 untuk PS5 dan PC Trailer Baru Kingdom Hearts IV Tampilkan Dunia Coco, Dipastikan Rilis Akhir 2027 Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011 Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam WIT Studio Siapkan Pengumuman Baru Attack on Titan pada 20 Agustus, Proyek Anime Baru? Pokémon Bank Resmi Ditutup Februari 2027, Pokémon Lama Terancam Tak Bisa Dipindahkan Lagi

Teknologi

Bus Tanpa Sopir Diuji di Tokyo, Solusi Krisis Transportasi di Jepang?

badge-check


					Bus Tanpa Sopir Diuji di Tokyo, Solusi Krisis Transportasi di Jepang? Perbesar

Pada suatu hari musim dingin, sebuah bus melaju melewati persimpangan di Tokyo dengan kecepatan 30 km/jam. Bus itu berbelok dengan mulus, meskipun tidak ada seorang pun yang mengemudikannya—hanya seorang staf duduk di kursi sopir untuk berjaga-jaga.

Bus tanpa sopir ini dilengkapi dengan data peta yang telah dimuat sebelumnya, tujuh kamera, dan 14 sensor. Dalam uji coba yang dilakukan pada Desember lalu, kendaraan ini menempuh rute sepanjang 4,1 kilometer antara Stasiun Odakyu Izumi-Tamagawa dan kompleks perumahan Tamagawa Jutaku di Kota Komae.

Bus ini menggunakan teknologi otonom Level 4, yang memungkinkan kendaraan beroperasi secara otomatis dalam kondisi tertentu. Sebagai perbandingan, kendaraan Level 1 masih memerlukan pengemudi, sementara Level 5 sepenuhnya otomatis tanpa intervensi manusia.

Solusi Krisis Sopir Bus di Jepang

Uji coba ini merupakan bagian dari proyek kerja sama antara Kota Komae dan Nippon Telegraph and Telephone East Corp. (NTT East) sebagai respons terhadap penurunan layanan bus di Jepang akibat kekurangan pengemudi.

Beberapa layanan bus komunitas di Tokyo, seperti di Distrik Arakawa dan Adachi, akan dihentikan sebagian pada akhir Maret. Keio Bus juga berencana mengurangi operasional rute antara Stasiun Seiseki-Sakuragaoka dan JR Sagamihara karena minimnya jumlah sopir serta turunnya jumlah penumpang sejak pandemi COVID-19.

Menurut survei Teikoku Databank tahun 2023, sekitar 80 persen perusahaan bus swasta di Jepang mengurangi atau menghentikan rute mereka tahun lalu.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah Jepang menargetkan pengoperasian layanan transportasi otomatis di 50 lokasi pada tahun fiskal 2025 dan lebih dari 100 lokasi pada 2027.

Tantangan dan Prospek Bus Tanpa Sopir

Meskipun menjanjikan, masih ada tantangan besar dalam penerapan bus tanpa sopir, seperti risiko kecelakaan di jalanan sibuk, biaya tinggi yang mencapai lebih dari 100 juta yen (sekitar Rp10 miliar) per unit, serta kurangnya tenaga mekanik yang terlatih untuk merawat kendaraan ini.

Namun, seiring meningkatnya uji coba kendaraan Level 4 dan dukungan infrastruktur seperti pemasangan sensor di lampu lalu lintas, bus tanpa sopir diharapkan menjadi solusi berkelanjutan bagi krisis transportasi Jepang dalam beberapa tahun mendatang.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Honda Kembangkan Tangan Robot Canggih, Siap Gantikan Pekerjaan di Pabrik?

6 August 2026 - 12:30 WIB

Jepang Kembangkan Kembang Api Ramah Lingkungan, Sisa Ledakannya Bisa Larut dalam Sehari

3 August 2026 - 15:10 WIB

KDDI Luncurkan Aplikasi AI dengan Jawaban Bersumber dari Media Resmi Jepang

29 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

3 July 2026 - 07:11 WIB

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Trending on Teknologi