Menu

Dark Mode
Season 2 Saga of Tanya the Evil Siap Tayang Tahun 2026, Rilis Teaser Baru Mulai April 2026, Orang Tua yang Cerai di Jepang Wajib Bayar Nafkah Anak ¥20.000 per Bulan Manga “SHION” Dapat Adaptasi Anime Mulai 1 Desember Pengadilan Tinggi Tokyo Putuskan Larangan Nikah Sesama Jenis Masih Sesuai Konstitusi Jepang Jumlah Petani Jepang Anjlok 25% dalam Lima Tahun, Picu Kekhawatiran Ketahanan Pangan Kadokawa Rilis Manga Baru “Tsukuru Niwa” Karya Mikanuji di Comic Newtype

Bahasa Jepang

Frasa Jepang Saat Menghadapi Situasi Memalukan 🙈

badge-check


					{ Perbesar

{"aigc_info":{"aigc_label_type":0,"source_info":"dreamina"},"data":{"os":"web","product":"dreamina","exportType":"generation","pictureId":"0"},"trace_info":{"originItemId":"7553078014456925448"}}

Dalam kehidupan sehari-hari, orang Jepang sering menggunakan ekspresi tertentu saat mereka merasa malu, salah tingkah, atau berada dalam situasi canggung. Menariknya, frasa-frasa ini tidak selalu secara langsung berarti “malu”, tetapi lebih kepada cara halus mengekspresikan rasa tidak nyaman. Berikut beberapa frasa yang sering dipakai:


1. 恥ずかしい! (Hazukashii!) – Malu banget!

Ungkapan paling umum untuk menyatakan rasa malu atau tersipu.

  • 例: 「人前で転んで、恥ずかしかった。」
    Hitomae de koronde, hazukashikatta.
    “Jatuh di depan orang banyak, malu banget.”


2. やばい! (Yabai!) – Waduh / Gawat / Malu juga!

Awalnya berarti “berbahaya”, tapi dipakai anak muda untuk berbagai situasi, termasuk saat merasa salah tingkah.


3. 参ったな… (Maitta na…) – Aduh, gimana ini…

Ungkapan halus saat bingung atau malu karena keadaan tidak terduga.

  • 例: 「名前を忘れて参ったな…」
    Namae o wasurete maitta na…
    “Lupa namanya, aduh jadi salah tingkah…”


4. すみません… (Sumimasen…) – Maaf ya…

Sering dipakai sebagai cara sopan menutupi rasa malu, terutama kalau tidak sengaja melakukan kesalahan kecil.

  • 例: 「すみません、遅れちゃいました。」
    Sumimasen, okurechaimashita.
    “Maaf, saya jadi telat.”


5. あちゃー! (Achaa!) – Aduh! / Waduh!

Ekspresi kasual saat melakukan kesalahan konyol atau hal memalukan.

  • 例: 「宿題を忘れた。あちゃー!」
    Shukudai o wasureta. Achaa!
    “Lupa bawa PR. Waduh!”


6. 勘弁して! (Kanben shite!) – Aduh, jangan gitu dong! / Ampun deh!

Dipakai saat merasa malu karena digoda atau ditertawakan.

  • 例: 「その話はやめてよ、勘弁して!」
    Sono hanashi wa yamete yo, kanben shite!
    “Udah deh, jangan bahas itu, malu tau!”


7. 照れる (Tereru) – Tersipu malu

Lebih lembut, biasanya dipakai saat dipuji atau jadi pusat perhatian.

  • 例: 「そんなに褒められると照れるよ。」
    Sonna ni homeraru to tereru yo.
    “Kalau dipuji segitunya jadi malu, loh.”


Dalam bahasa Jepang, rasa malu bisa diekspresikan dengan berbagai nuansa: dari hazukashii yang langsung, tereru yang lebih manis, sampai achaa atau yabai yang santai dan gaul. Dengan memahami frasa-frasa ini, kamu bisa lebih natural saat menghadapi momen memalukan ala Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bahasa Jepang untuk Dunia Kendaraan Bekas: Siap Belanja Mobil & Motor Second di Jepang!

22 November 2025 - 17:45 WIB

Bahasa Jepang Saat Membuka Rekening Bank di Jepang

21 November 2025 - 16:10 WIB

Bahasa Jepang Saat Mengikuti Event Idol & Handshake Event

20 November 2025 - 12:30 WIB

Ungkapan Jepang untuk Menyapa Tetangga

20 November 2025 - 06:16 WIB

Frasa Jepang untuk Minta Diskon atau Tawaran Promo

18 November 2025 - 13:30 WIB

Trending on Bahasa Jepang