Menu

Dark Mode
Toyota Perkuat Peran di Joby Aviation, Dorong Produksi Taksi Udara Lewat Sistem TPS Resmi Dihentikan, Anime Terminator Zero Tak Akan Berlanjut ke Season Berikutnya Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban 3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

News

Gubernur Niigata Dikabarkan Siap Setujui Restart Reaktor Nuklir TEPCO Pertama Sejak Fukushima

badge-check


					Gubernur Niigata Dikabarkan Siap Setujui Restart Reaktor Nuklir TEPCO Pertama Sejak Fukushima Perbesar

Gubernur Prefektur Niigata, Hideyo Hanazumi, dilaporkan akan menyetujui rencana pemulihan kembali operasi unit No. 6 di kompleks pembangkit nuklir Kashiwazaki‑Kariwa Nuclear Power Plant (KK) milik Tokyo Electric Power Company Holdings Inc. (TEPCO). Persetujuan ini akan menjadi yang pertama bagi operator tersebut sejak kecelakaan nuklir di Fukushima Daiichi Nuclear Power Plant pada 2011 yang memaksa penghentian banyak reaktor di Jepang.

Menurut sumber-sumber pemerintahan prefektur, Hanazumi akan mengumumkan dukungannya paling cepat hari Jumat.

Jika gubernur menyetujui, maka hambatan utama lokal untuk restart unit 6 akan terlepas — karena sebelumnya dewan legislatif prefektur dan pemerintah kota wilayah sekitar sudah mendukung. TEPCO dan pemerintah pusat telah lama mendorong agar unit tersebut kembali beroperasi.

TEPCO merencanakan untuk membawa kembali online unit No. 6 dan No. 7, yang jika digabung kapasitasnya mencapai sekitar 2.710 megawatt (MW). Seluruh kompleks KK memiliki kapasitas mencapai 8.212 MW.

Perusahaan mengatakan bahwa pada Oktober mereka telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap unit No. 6 setelah pemuatan bahan bakar, dan menyatakan bahwa sistem utama yang diperlukan untuk start-up telah berjalan baik.

Untuk mendapatkan dukungan lokal, TEPCO bulan Oktober mengumumkan akan menyumbangkan sekitar 100 miliar yen (setara kira-kira US $644 juta) kepada pemerintahan prefektur Niigata untuk mendukung revitalisasi ekonomi daerah sekitar pembangkit. Perusahaan juga menyatakan akan mempertimbangkan untuk menghentikan permanen unit-unit Nos. 1-2 di kompleks tersebut.

Pemerintah Jepang, yang melihat tenaga nuklir sebagai sumber energi yang andal dan penting untuk pengurangan karbon, telah mendorong agar unit-unit nuklir yang memenuhi standar keselamatan baru dapat kembali beroperasi. Perdana Menteri Jepang saat ini — Sanae Takaichi — termasuk mendukung percepatan restart.

Salah satu manfaat utama restart tersebut adalah menekan impor LNG (gas alam cair) Jepang, yang merupakan pembeli LNG terbesar kedua di dunia. Dengan dioperasikannya unit No. 6 lebih awal, diperkirakan impor LNG Jepang pada 2026 bisa turun sekitar satu juta ton.

Jika unit tersebut memang dijalankan kembali, hal itu juga akan sangat memperkuat kinerja keuangan TEPCO yang telah terbebani dengan biaya besar dari kompensasi serta pembongkaran pasca-Fukushima. Perusahaan telah menyebut bahwa pengoperasian satu reaktor KK bisa menambah laba bersih tahunan mereka hingga sekitar 100 miliar yen.

Sc :KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi

16 February 2026 - 15:10 WIB

Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban

16 February 2026 - 14:10 WIB

3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

16 February 2026 - 11:10 WIB

Bus Kota Kyoto Ubah Sistem Naik-Turun Penumpang Demi Atasi Overcrowding Turis

16 February 2026 - 10:10 WIB

Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci

14 February 2026 - 16:10 WIB

Trending on News