Menu

Dark Mode
Jepang Targetkan Industri Anime Tembus Rp6000 Triliun di Pasar Global pada 2033 Mayoritas Pelajar Jepang Sudah Gunakan AI, Terutama untuk Belajar dan Mencari Informasi Japan Rail Pass Naik Lagi Mulai Oktober 2026, Harga Tembus 53.000 Yen Jepang Siap Lepas Cadangan Minyak 20 Hari, Antisipasi Krisis Selat Hormuz China Salip Jepang, Kini Jadi Pemasok Mobil Terbesar di Australia Maskot Gundam “Haro” Direncanakan Terbang ke ISS untuk Uji Robot Luar Angkasa

News

Harga Beras di Jepang Mulai Turun, Meski Masih Dua Kali Lipat dari Tahun Lalu

badge-check


					Harga Beras di Jepang Mulai Turun, Meski Masih Dua Kali Lipat dari Tahun Lalu Perbesar

Kementerian Pertanian Jepang melaporkan pada Senin bahwa harga rata-rata beras yang dijual di sekitar 1.000 supermarket di seluruh Jepang mengalami penurunan untuk pertama kalinya dalam tiga minggu terakhir, tepatnya selama pekan yang berakhir pada 25 Mei.

Harga rata-rata tersebut turun sebesar ¥25, menjadi ¥4.260 (sekitar Rp440.000) per 5 kilogram. Penurunan ini diduga karena beras cadangan pemerintah mulai lebih luas tersedia di toko-toko.

Namun, laju distribusi beras cadangan ini masih tergolong lambat.

Meski demikian, harga rata-rata saat ini masih dua kali lipat lebih mahal dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pemerintah sebelumnya telah menjual total 310.000 ton beras cadangan melalui sistem lelang antara bulan Maret hingga April. Beras cadangan ini biasanya dicampur dengan beras lain sebelum dijual di toko. Menurut kementerian, proporsi beras campuran mencapai 36% dari total penjualan beras pada minggu yang berakhir 25 Mei—naik 2 poin persentase dari minggu sebelumnya.

Ada harapan bahwa peningkatan proporsi beras campuran ini bisa membantu menurunkan harga beras yang melonjak.

Menteri Pertanian Shinjiro Koizumi kini mengganti metode penjualan dari sistem lelang menjadi kontrak penjualan langsung (tanpa kompetisi). Beberapa beras cadangan yang dijual dengan sistem baru ini sudah mulai tersedia di toko dan banyak yang langsung habis terjual.

Harga untuk beras dalam sistem ini berada di sekitar ¥2.000 per 5 kg—sesuai target harga yang ditetapkan oleh Koizumi.

Apakah harga beras secara keseluruhan akan terus menurun atau tidak, bergantung pada seberapa luas distribusi beras cadangan melalui sistem kontrak langsung ini.

Menurut data terbaru kementerian, harga eceran beras termurah per prefektur tercatat di Hokkaido dengan ¥2.980 per 5 kg (belum termasuk pajak), sedangkan prefektur dengan harga termahal adalah Wakayama dengan ¥4.480 per 5 kg.

Sc: japantimes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mayoritas Pelajar Jepang Sudah Gunakan AI, Terutama untuk Belajar dan Mencari Informasi

13 April 2026 - 12:10 WIB

Jepang Siap Lepas Cadangan Minyak 20 Hari, Antisipasi Krisis Selat Hormuz

11 April 2026 - 18:00 WIB

China Salip Jepang, Kini Jadi Pemasok Mobil Terbesar di Australia

11 April 2026 - 14:30 WIB

Jepang Siapkan Program 3 Tahun untuk Bantu Generasi “Employment Ice Age”

11 April 2026 - 10:10 WIB

Survei: Kekhawatiran Remaja Jepang terhadap Imigrasi Meningkat Tajam

10 April 2026 - 10:10 WIB

Trending on News