Menu

Dark Mode
Season 2 Saga of Tanya the Evil Siap Tayang Tahun 2026, Rilis Teaser Baru Mulai April 2026, Orang Tua yang Cerai di Jepang Wajib Bayar Nafkah Anak ¥20.000 per Bulan Manga “SHION” Dapat Adaptasi Anime Mulai 1 Desember Pengadilan Tinggi Tokyo Putuskan Larangan Nikah Sesama Jenis Masih Sesuai Konstitusi Jepang Jumlah Petani Jepang Anjlok 25% dalam Lima Tahun, Picu Kekhawatiran Ketahanan Pangan Kadokawa Rilis Manga Baru “Tsukuru Niwa” Karya Mikanuji di Comic Newtype

OTAKU

Izanagi Games Umumkan Akiba Lost, Game Live-Action Baru Tayang 2026

badge-check


					Izanagi Games Umumkan Akiba Lost, Game Live-Action Baru Tayang 2026 Perbesar

Publisher Izanagi Games pada Kamis mengumumkan Akiba Lost, sebuah game live-action yang dijadwalkan rilis pada 2026 untuk Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PlayStation 5, dan PC melalui Steam. Game ini diproduksi bersama Nippon Television Network Corporation dan Nippon Television AX-ON. Publisher juga merilis trailer dan visual resmi.

Game ini akan hadir dalam Special Collection Box, dengan pre-order untuk item made-to-order dibuka mulai 24 September.

Hiromitsu Kitayama, mantan anggota Kis-My-Ft2, akan berperan sebagai Daiki Shinjo, kreator dari game dalam game “Akiba Lost”.

Sinopsis cerita:

13 tahun lalu, enam gadis menghilang secara misterius di Akihabara—kasus tak terpecahkan yang dikenal sebagai “Akiba’s Spirited Away.”
Pada ajang Game Show tahunan, Daiki Shinjo (Hiromitsu Kitayama), yang pernah dijuluki “genius creator,” berani mengumumkan pengembangan game baru yang terinspirasi dari insiden ini: AKIBA LOST. Namun, sejak saat itu, hilangnya orang-orang kembali terjadi.

Karakter yang muncul dalam game ini antara lain:

  • Aoi Shinjo, saudara Daiki, bekerja di maid café

  • Kokone Nagato, idol underground

  • Moe Kurosu, penulis kuliner

  • Chihiro Jimbo, pendeta wanita

  • Wakana Yusa, cosplayer

  • Yukimi Kurahashi, game streamer

Masing-masing mewakili subkultur unik Akihabara. Namun, cerita yang seharusnya hanya mereka tampilkan mulai meresap ke dunia nyata.

Segalanya dimulai dari telepon ancaman—dan hilangnya Aoi secara tiba-tiba.

“Batalkan pengembangan gamenya—atau tragedi akan terulang.”

Apakah Shinjo bisa menyelesaikan pengembangan game? Dapatkah ia melindungi teman-temannya? Siapa dalang di balik semua ini? Dan apa yang sebenarnya terjadi 13 tahun lalu?
Pilihan pemain akan menentukan akhir cerita.

Game ini menampilkan lebih dari 100.000 still image dan lebih dari 20 jam rekaman video. Pemain dapat “berpindah” antara protagonis Shinjo dan enam karakter perempuan.

Sebelumnya, Izanagi Games merilis game live-action lain berjudul Death Come True, bekerja sama dengan sutradara Kazutaka Kodaka (serial game Danganronpa) dan Too Kyo Games. Game tersebut debut pada Juni 2020 untuk Switch, iOS, dan Android, kemudian diluncurkan untuk PC melalui Steam secara global pada Juli dan PS4 pada November.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kadokawa Rilis Manga Baru “Tsukuru Niwa” Karya Mikanuji di Comic Newtype

28 November 2025 - 15:10 WIB

Nintendo Akuisisi Bandai Namco Studios Singapore, Akan Ganti Nama Jadi Nintendo Studios Singapore

28 November 2025 - 12:10 WIB

Manga “Uma Musume: Cinderella Gray” Akan Tamat dalam 5 Chapter Lagi

27 November 2025 - 17:10 WIB

Live-Action One Piece Season 3 Umumkan Pemeran Mr. 1 dan Miss Doublefinger

26 November 2025 - 15:30 WIB

“Dark ”Machine the Animation” Umumkan Teaser dan Daftar Staf Utama, Tayang Global pada 2026

26 November 2025 - 15:10 WIB

Trending on OTAKU