Menu

Dark Mode
Yakoh Shinobi Ops Diumumkan! Game Ninja Co-op 4 Pemain dari Shueisha Games & Acquire Siap Meluncur 2027 Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci Nekat Curi Kloset dari Gudang, Pria 76 Tahun di Aichi Pakai Sendiri di Rumah Leon Balik Lagi? Trailer Baru Resident Evil Requiem Isyaratkan Kembalinya Raccoon City Kyoto Siapkan Tarif Bus Lebih Murah untuk Warga Lokal, Wisatawan Bakal Bayar Lebih Mahal Biaya Ujian JLPT Naik Mulai Juli 2026, Ini Rinciannya

News

Jepang Masuk 5 Besar Negara Penyumbang Investasi Terbesar ke Indonesia di Triwulan IV 2025

badge-check


					Jepang Masuk 5 Besar Negara Penyumbang Investasi Terbesar ke Indonesia di Triwulan IV 2025 Perbesar

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa Jepang termasuk negara yang memberikan investasi terbesar ke Indonesia pada triwulan keempat 2025.

Menurut Rosan, Jepang menyumbang 800 juta dolar AS untuk realisasi investasi di Indonesia, sehingga menempati posisi kelima di antara negara penyumbang investasi terbesar.

“Jepang biasanya bolak-balik posisi dengan Amerika Serikat atau Korea dalam daftar penyumbang investasi terbesar,” ujar Rosan saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026). Ia menambahkan, Malaysia juga sering bertukar posisi dengan Jepang, dan pemerintah berupaya agar investasi dari semua negara meningkat secara baik.

Negara penyumbang investasi terbesar pertama adalah Singapura dengan nilai 4,8 miliar dolar AS, diikuti Hongkong (3,4 miliar dolar AS), China (2,1 miliar dolar AS), dan Malaysia (1,7 miliar dolar AS). Rosan menjelaskan, Singapura memang sudah menjadi penyumbang investasi terbesar selama lebih dari 10 tahun.

“Kalau Hongkong dan China digabung, total investasinya bisa mencapai 5 miliar dolar AS, bahkan melebihi Singapura,” jelasnya.

Di sisi lain, untuk realisasi investasi dari dalam negeri, Jawa Barat menjadi provinsi penyumbang terbesar pada triwulan IV 2025 dengan nilai Rp78,7 triliun. Provinsi lain yang menyumbang investasi signifikan adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Banten, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

Rosan menjelaskan, Jawa Barat menjadi yang tertinggi karena banyaknya industri manufaktur, khususnya di Karawang, Bekasi, Purwakarta, dan Subang. Investasi yang masuk banyak berasal dari sektor manufaktur dan industri kendaraan bermotor yang sedang berkembang di kawasan ini.

“Di Jawa Barat, kawasan industri berjalan sangat aktif. Hal inilah yang membuat investasi dari negara lain maupun dalam negeri masuk dengan baik,” tutup Rosan.

Sc : Tirto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci

14 February 2026 - 16:10 WIB

Nekat Curi Kloset dari Gudang, Pria 76 Tahun di Aichi Pakai Sendiri di Rumah

14 February 2026 - 16:10 WIB

Kyoto Siapkan Tarif Bus Lebih Murah untuk Warga Lokal, Wisatawan Bakal Bayar Lebih Mahal

14 February 2026 - 14:10 WIB

Biaya Ujian JLPT Naik Mulai Juli 2026, Ini Rinciannya

14 February 2026 - 14:04 WIB

Biaya Berobat di Jepang Bakal Naik Lagi Mulai Juni, Pasien Siap-siap Keluar Uang Lebih

14 February 2026 - 11:10 WIB

Trending on News