Pemerintah Jepang memutuskan untuk memperpanjang masa penggunaan kartu asuransi kesehatan lama hingga akhir Juli 2026, dari sebelumnya batas akhir Maret.
Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Kesehatan Kenichiro Ueno sebagai langkah untuk memastikan transisi yang lebih lancar menuju sistem baru berbasis digital.

Saat ini, Jepang tengah mendorong penggunaan kartu identitas nasional My Number, yang akan mengintegrasikan fungsi kartu asuransi kesehatan dalam satu sistem digital untuk pajak, jaminan sosial, dan layanan publik lainnya.
Namun, pemerintah mengakui bahwa adopsi sistem baru ini masih berjalan lambat. Banyak pasien yang masih datang ke rumah sakit hanya dengan membawa kartu asuransi lama.
Sebagai informasi:
-
Kartu asuransi kesehatan baru terakhir diterbitkan pada Desember 2024
-
Kartu lama resmi tidak berlaku sejak Desember 2025
-
Meski begitu, pasien tetap bisa mendapatkan tarif normal (membayar 10–30% biaya medis) selama bisa membuktikan kepesertaan asuransi
Meski diberi kelonggaran, pemerintah menegaskan bahwa tidak akan ada perpanjangan lagi setelah Juli 2026, dan akan terus mendorong masyarakat untuk beralih ke sistem digital berbasis My Number.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Jepang mempercepat digitalisasi layanan publik, meskipun di lapangan masih menghadapi tantangan adaptasi dari masyarakat.
Sc : mainichi








