Menu

Dark Mode
Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban 3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal Bus Kota Kyoto Ubah Sistem Naik-Turun Penumpang Demi Atasi Overcrowding Turis Anime Marriage Toxin Resmi Tayang Mulai 7 April, Produksi Studio BONES Film Yakoh Shinobi Ops Diumumkan! Game Ninja Co-op 4 Pemain dari Shueisha Games & Acquire Siap Meluncur 2027

News

Jepang Rencanakan Perluasan Zona Larangan Drone hingga 1 Kilometer demi Antisipasi Terorisme

badge-check


					Jepang Rencanakan Perluasan Zona Larangan Drone hingga 1 Kilometer demi Antisipasi Terorisme Perbesar

Badan Kepolisian Nasional Jepang menyatakan pada Kamis bahwa mereka berencana memperluas area larangan penerbangan drone di sekitar lokasi-lokasi penting hingga sekitar 1.000 meter, dari sebelumnya sekitar 300 meter. Langkah ini dipertimbangkan seiring kemajuan teknologi drone yang dinilai meningkatkan risiko aksi terorisme.

Badan Kepolisian Nasional berharap revisi terhadap undang-undang drone dapat dibahas pada sidang Diet (parlemen) berikutnya, menyusul laporan dari para ahli yang menyoroti peningkatan kemampuan drone serta semakin luasnya penggunaannya.

Lokasi-lokasi yang ditetapkan sebagai area larangan drone mencakup kantor perdana menteri, Istana Kekaisaran, pembangkit listrik tenaga nuklir, bandara, serta fasilitas Pasukan Bela Diri Jepang, dan sejumlah lokasi penting lainnya.

Selain itu, kepolisian juga ingin memberlakukan larangan sementara penerbangan drone di sekitar lokasi acara internasional besar, seperti KTT G7, maupun acara domestik yang dihadiri oleh tamu VIP.

Kemajuan teknologi drone menimbulkan kekhawatiran akan potensi serangan jarak jauh serta kemampuan aparat kepolisian dalam merespons ancaman tersebut, menurut pihak kepolisian.

Berdasarkan laporan tersebut, drone saat ini mampu terbang hingga kecepatan 150 kilometer per jam, meningkat tajam dibandingkan sekitar 50 km/jam pada tahun 2016 saat undang-undang drone pertama kali diberlakukan. Jarak transmisi video juga meningkat signifikan hingga maksimal 10 kilometer, dari sebelumnya hanya sekitar 200 hingga 300 meter.

Daya angkut drone pun bertambah, dari kisaran 80 gram hingga 5 kilogram menjadi hingga 30 kilogram. Bahkan, beberapa model dilaporkan dapat dilengkapi senjata api dan mampu menahan hentakan akibat tembakan.

Langkah ini menunjukkan keseriusan Jepang dalam menyesuaikan regulasi keamanan dengan perkembangan teknologi drone yang semakin canggih.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi

16 February 2026 - 15:10 WIB

Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban

16 February 2026 - 14:10 WIB

3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

16 February 2026 - 11:10 WIB

Bus Kota Kyoto Ubah Sistem Naik-Turun Penumpang Demi Atasi Overcrowding Turis

16 February 2026 - 10:10 WIB

Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci

14 February 2026 - 16:10 WIB

Trending on News