Menu

Dark Mode
Jepang Siap Lepas Cadangan Minyak 20 Hari, Antisipasi Krisis Selat Hormuz China Salip Jepang, Kini Jadi Pemasok Mobil Terbesar di Australia Maskot Gundam “Haro” Direncanakan Terbang ke ISS untuk Uji Robot Luar Angkasa Jepang Siapkan Program 3 Tahun untuk Bantu Generasi “Employment Ice Age” Film Horor Exit 8 Siap Tayang di Amerika Utara, Trailer Terakhir Dirilis Film Gundam Hathaway 2 Rilis Trailer Dub Inggris, Siap Tayang di Bioskop AS Mei

News

Jepang Siapkan Dana 100 Miliar Yen untuk Tarik Peneliti Asing yang Tinggalkan AS

badge-check


					Jepang Siapkan Dana 100 Miliar Yen untuk Tarik Peneliti Asing yang Tinggalkan AS Perbesar

Pemerintah Jepang mengumumkan pada hari Jumat paket kebijakan senilai 100 miliar yen (sekitar 700 juta dolar AS) untuk menarik peneliti asing, termasuk mereka yang mungkin ikut dalam gelombang eksodus peneliti dari Amerika Serikat akibat pemotongan dana riset.

Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan riset kelas dunia di Jepang, di tengah ketatnya persaingan global untuk merekrut talenta di bidang-bidang seperti kecerdasan buatan dan semikonduktor.

Pemerintah juga berencana memanfaatkan keuntungan dari dana investasi senilai 10 triliun yen yang dibentuk negara untuk membantu universitas menghasilkan riset berdaya saing internasional.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin menjadikan negara ini tempat paling menarik di dunia bagi para peneliti,” kata Menteri Kebijakan Sains dan Teknologi, Minoru Kiuchi, dalam konferensi pers.

Banyak peneliti meninggalkan Amerika Serikat karena kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump yang mendorong universitas elit memprioritaskan mahasiswa Amerika dan memotong dana federal untuk banyak program riset.

Paket kebijakan baru Jepang akan mendanai banyak program yang sudah ada, termasuk rencana Universitas Tohoku untuk mengucurkan sekitar 30 miliar yen guna merekrut sekitar 500 peneliti dari dalam dan luar negeri.

Proyek kementerian pendidikan untuk membangun pusat riset unggulan juga termasuk di dalamnya.

Pemerintah menargetkan menaikkan gaji peneliti dan mengurangi beban administrasi agar mereka dapat fokus pada penelitian. Selain itu, pemerintah juga berupaya memperoleh teknologi canggih untuk mendukung riset di institusi.

Kiuchi menambahkan pemerintah akan mempertimbangkan langkah tambahan untuk mempertahankan para peneliti setelah mereka berhasil direkrut dari luar negeri.

Meski pemerintah belakangan gencar mempromosikan riset sains dan teknologi, sebuah lembaga di bawah kementerian pendidikan melaporkan bahwa tahun lalu Jepang tetap bertahan di peringkat ke-13 — posisi terendah dalam sejarah — dalam jumlah makalah ilmiah yang banyak disitasi.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Siap Lepas Cadangan Minyak 20 Hari, Antisipasi Krisis Selat Hormuz

11 April 2026 - 18:00 WIB

China Salip Jepang, Kini Jadi Pemasok Mobil Terbesar di Australia

11 April 2026 - 14:30 WIB

Jepang Siapkan Program 3 Tahun untuk Bantu Generasi “Employment Ice Age”

11 April 2026 - 10:10 WIB

Survei: Kekhawatiran Remaja Jepang terhadap Imigrasi Meningkat Tajam

10 April 2026 - 10:10 WIB

Bukan Manusia, Polisi di Sebuah Kota di Jepang Ini Tunjuk Anjing Shiba Inu Jadi “Inspektur”

10 April 2026 - 07:16 WIB

Trending on News