Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas

badge-check


					Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas Perbesar

Pemerintah Jepang mengumumkan target investasi gabungan pemerintah dan swasta sebesar 370 triliun yen (sekitar Rp25.000 triliun) hingga tahun fiskal 2040. Rencana besar yang dipimpin Perdana Menteri Sanae Takaichi ini bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat keamanan nasional Jepang.

Strategi jangka panjang yang dimulai pada tahun fiskal 2026 tersebut mencakup 17 sektor strategis, termasuk kecerdasan buatan (AI), semikonduktor, teknologi kuantum, energi, kesehatan, hingga industri hiburan.

Di antara seluruh sektor, semikonduktor menjadi prioritas utama dengan nilai investasi mencapai 68 triliun yen, karena dianggap sangat penting bagi keamanan ekonomi Jepang di tengah persaingan teknologi global.

Pemerintah juga menargetkan investasi sebesar 10,5 triliun yen untuk teknologi physical AI, yaitu teknologi yang memungkinkan robot dan perangkat lain beroperasi secara mandiri, serta 8,2 triliun yen untuk pengembangan kendaraan otonom.

Selain itu, hingga tahun fiskal 2035 diperkirakan akan ada investasi sebesar 32,7 triliun yen untuk pembangunan pusat data (data center) dan baterai penyimpanan energi.

Menariknya, sektor konten Jepang juga mendapat perhatian besar. Pemerintah memperkirakan investasi sekitar 30 triliun yen akan mengalir ke industri hiburan. Dari jumlah tersebut, 24,5 triliun yen diproyeksikan masuk ke industri game hingga tahun 2033.

Sementara itu, investasi untuk industri anime, manga, musik, dan film diperkirakan berada di kisaran 1,3 hingga 3,3 triliun yen.

Bidang lain yang juga menjadi fokus adalah biofarmasi dan pengobatan regeneratif dengan nilai investasi 20,8 triliun yen, serta teknologi fusi nuklir sebesar 3 triliun yen.

Menurut pemerintah Jepang, investasi tersebut diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa harus menaikkan pajak.

Jika target tersebut tercapai, pemerintah memperkirakan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) riil Jepang dapat meningkat hingga hampir 2 persen pada tahun fiskal 2040, dibandingkan sekitar 0,8 persen pada tahun fiskal 2025.

Namun, rencana ambisius ini juga memunculkan kekhawatiran karena Jepang saat ini masih memiliki tingkat utang publik tertinggi di antara negara-negara maju. Meski begitu, pemerintah yakin peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi akan membantu memperbaiki kondisi fiskal negara dalam jangka panjang.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News