Menu ✖

Dark Mode
Naruto Akan Punya Anime TV Limited Series Baru, Detail Diumumkan Oktober Yuko Fujigaki Jadi Perempuan Pertama yang Pimpin Universitas Tokyo Menhan Jepang Umumkan Akan Akhiri Misi Pemadaman Kebakaran Hutan di Indonesia Proporsi Penduduk Usia 65 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 29,4 Persen Jelang Kenaikan Biaya Visa 1 Oktober, Kantor Imigrasi Tokyo Dipadati Warga Asing, Antrean Capai 7,5 Jam Bar di Kyoto Punya Bartender Robot yang Dikendalikan Manusia dari Jarak Jauh

News

Jepang Susun Rencana Darurat Jika Gunung Fuji Meletus, Warga Diminta Bersiap

badge-check


					Jepang Susun Rencana Darurat Jika Gunung Fuji Meletus, Warga Diminta Bersiap Perbesar

Pemerintah Jepang telah menyusun langkah-langkah mitigasi jika terjadi hujan abu akibat letusan besar Gunung Fuji. Dalam laporan yang dirilis pada Jumat (22/3), panel pemerintah mengklasifikasikan dampak abu vulkanik ke dalam empat tahap berdasarkan tingkat keparahannya.

Tahapan dan Tindakan Darurat:

  • Tahap 1: Abu vulkanik di bawah 3 cm. Berisiko menyebabkan gangguan layanan kereta api, tetapi tidak ada perintah evakuasi.

  • Tahap 2: Abu vulkanik 3-30 cm. Layanan dasar seperti listrik masih dapat diperbaiki. Penduduk tetap di rumah tanpa evakuasi.

  • Tahap 3: Abu 3-30 cm, tetapi layanan listrik dan infrastruktur penting tidak dapat segera dipulihkan. Pemerintah lokal mungkin mempertimbangkan evakuasi.

  • Tahap 4: Abu vulkanik lebih dari 30 cm, dianggap mengancam jiwa. Warga akan diminta mengungsi karena risiko bangunan kayu runtuh jika hujan turun bersamaan dengan abu tebal.

Gunung Fuji, dengan ketinggian 3.776 meter, terakhir meletus pada tahun 1707. Letusan berlangsung selama 16 hari dan menyelimuti wilayah yang kini menjadi pusat Tokyo dengan abu setebal sekitar 4 cm.

Sebagai bagian dari persiapan, pemerintah Jepang juga tengah memperkuat sistem pemantauan aktivitas vulkanik serta menyiapkan jalur evakuasi bagi warga yang tinggal di daerah terdampak. Selain itu, simulasi bencana dan pelatihan mitigasi akan lebih sering dilakukan untuk meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan letusan di masa depan.

Pemerintah menekankan bahwa meskipun ancaman letusan Gunung Fuji belum dapat diprediksi secara pasti, kesiapsiagaan sangat penting guna meminimalisir dampak bencana bagi penduduk dan infrastruktur negara.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Yuko Fujigaki Jadi Perempuan Pertama yang Pimpin Universitas Tokyo

30 September 2026 - 15:10 WIB

Menhan Jepang Umumkan Akan Akhiri Misi Pemadaman Kebakaran Hutan di Indonesia

30 September 2026 - 12:10 WIB

Proporsi Penduduk Usia 65 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 29,4 Persen

30 September 2026 - 10:10 WIB

Jelang Kenaikan Biaya Visa 1 Oktober, Kantor Imigrasi Tokyo Dipadati Warga Asing, Antrean Capai 7,5 Jam

29 September 2026 - 13:13 WIB

Beruang Hitam Asia Ditembak di Tokyo, Pertama Kali Aturan Penembakan Darurat Diterapkan

29 September 2026 - 07:43 WIB

Trending on News