Menu

Dark Mode
Pelajar SMA 15 Tahun di Jepang Ditangkap, Diduga Gunakan ChatGPT untuk Serang Layanan Streaming Anime Anime Suikoden Ungkap Trailer Baru, Lagu Opening, dan Tambah Pemeran Jelang Tayang Oktober Film Anime Baru Sword Art Online Berjudul Integral Domain Resmi Diumumkan, Tayang pada 2028 China Hentikan Ekspor Mineral Strategis ke Jepang di Tengah Memanasnya Hubungan Diplomatik WNI Berusia 20 Tahun Tewas Ditusuk di Jepang, Pelaku Diduga Tewas Tertabrak Kereta Usai Melarikan Diri Dua WNI Jadi Anggota Damkar Warga Asing Pertama di Kota Hasami, Jepang

News

Jepang Susun Rencana Darurat Jika Gunung Fuji Meletus, Warga Diminta Bersiap

badge-check


					Jepang Susun Rencana Darurat Jika Gunung Fuji Meletus, Warga Diminta Bersiap Perbesar

Pemerintah Jepang telah menyusun langkah-langkah mitigasi jika terjadi hujan abu akibat letusan besar Gunung Fuji. Dalam laporan yang dirilis pada Jumat (22/3), panel pemerintah mengklasifikasikan dampak abu vulkanik ke dalam empat tahap berdasarkan tingkat keparahannya.

Tahapan dan Tindakan Darurat:

  • Tahap 1: Abu vulkanik di bawah 3 cm. Berisiko menyebabkan gangguan layanan kereta api, tetapi tidak ada perintah evakuasi.

  • Tahap 2: Abu vulkanik 3-30 cm. Layanan dasar seperti listrik masih dapat diperbaiki. Penduduk tetap di rumah tanpa evakuasi.

  • Tahap 3: Abu 3-30 cm, tetapi layanan listrik dan infrastruktur penting tidak dapat segera dipulihkan. Pemerintah lokal mungkin mempertimbangkan evakuasi.

  • Tahap 4: Abu vulkanik lebih dari 30 cm, dianggap mengancam jiwa. Warga akan diminta mengungsi karena risiko bangunan kayu runtuh jika hujan turun bersamaan dengan abu tebal.

Gunung Fuji, dengan ketinggian 3.776 meter, terakhir meletus pada tahun 1707. Letusan berlangsung selama 16 hari dan menyelimuti wilayah yang kini menjadi pusat Tokyo dengan abu setebal sekitar 4 cm.

Sebagai bagian dari persiapan, pemerintah Jepang juga tengah memperkuat sistem pemantauan aktivitas vulkanik serta menyiapkan jalur evakuasi bagi warga yang tinggal di daerah terdampak. Selain itu, simulasi bencana dan pelatihan mitigasi akan lebih sering dilakukan untuk meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan letusan di masa depan.

Pemerintah menekankan bahwa meskipun ancaman letusan Gunung Fuji belum dapat diprediksi secara pasti, kesiapsiagaan sangat penting guna meminimalisir dampak bencana bagi penduduk dan infrastruktur negara.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pelajar SMA 15 Tahun di Jepang Ditangkap, Diduga Gunakan ChatGPT untuk Serang Layanan Streaming Anime

7 July 2026 - 16:10 WIB

China Hentikan Ekspor Mineral Strategis ke Jepang di Tengah Memanasnya Hubungan Diplomatik

7 July 2026 - 11:10 WIB

WNI Berusia 20 Tahun Tewas Ditusuk di Jepang, Pelaku Diduga Tewas Tertabrak Kereta Usai Melarikan Diri

7 July 2026 - 10:10 WIB

Dua WNI Jadi Anggota Damkar Warga Asing Pertama di Kota Hasami, Jepang

7 July 2026 - 08:22 WIB

Kota Asal Shin-chan Resmikan Tutup Gorong-Gorong Bertema Crayon Shin-chan

6 July 2026 - 12:10 WIB

Trending on News