Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

Kanada Resmi Bergabung sebagai Pengamat Proyek Jet Tempur Generasi Baru Jepang

badge-check


					Kanada Resmi Bergabung sebagai Pengamat Proyek Jet Tempur Generasi Baru Jepang Perbesar

Jepang, Inggris, Italia, dan Kanada resmi mengumumkan bahwa Kanada menjadi negara pertama yang bergabung sebagai pengamat (observer) dalam program Global Combat Air Program (GCAP), proyek pengembangan pesawat tempur generasi terbaru.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam pertemuan para menteri pertahanan keempat negara di London.

Sebagai negara pengamat, Kanada belum ikut mengembangkan maupun mendanai proyek. Namun, status ini memberikan akses untuk mempelajari sistem pengelolaan program, teknologi yang dikembangkan, kerja sama industri, hingga peluang kolaborasi di masa depan.

Ketiga negara pendiri GCAP menilai keikutsertaan Kanada akan memperkuat kerja sama keamanan internasional dan menyelaraskan visi pengembangan pesawat tempur masa depan.

Ke depannya, Kanada berpeluang ikut memproduksi beberapa komponen pesawat, meski belum akan terlibat dalam pengembangan utamanya.

Jepang, Inggris, dan Italia juga berharap semakin banyak negara bergabung agar pasar ekspor pesawat tempur ini semakin luas sekaligus membantu menekan biaya pengembangannya.

Sejumlah negara lain yang dikabarkan tertarik dengan proyek GCAP antara lain Jerman, Australia, India, dan Arab Saudi.

Program GCAP sendiri dimulai pada akhir 2022 sebagai kerja sama Jepang, Inggris, dan Italia untuk mengembangkan pesawat tempur generasi berikutnya.

Hingga akhir 2027, kontrak pengembangan proyek ini telah mencapai lebih dari 1 triliun yen atau sekitar Rp110 triliun.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News