Menu

Dark Mode
PM Jepang dan Presiden Turki Sepakat Tolak Pungutan Lintas di Selat Hormuz One Piece x SpongeBob Kolaborasi dengan McDonald’s, Hadir di Indonesia! Zion Suzuki Pindah ke Aston Villa, Kiper Jepang Kini Main di Premier League Pernyataan Belasungkawa Takaichi untuk Korban Gempa Indonesia Tuai Kritik dari Warganet Jepang Dua WN Vietnam Ditangkap di Osaka, Ubah Sepeda Listrik Jadi Moped Ilegal Bukan Kuda, Tapi Bisa Ditunggangi! Kawasaki Siapkan Robot Corleo untuk Arab Saudi

News

Kenaikan Gaji Rata-Rata di Jepang Mencapai Rekor Tertinggi: 11.961 Yen per Bulan

badge-check


					Japanese yen money growth chart graph Perbesar

Japanese yen money growth chart graph

Kenaikan gaji bulanan rata-rata di perusahaan Jepang tahun ini meningkat sebesar 2.524 yen ($16) dari tahun 2023 menjadi rekor 11.961 yen, menurut survei pemerintah yang dirilis pada hari Senin. Angka ini melebihi batas 10.000 yen untuk pertama kalinya di tengah kenaikan harga.

Angka tersebut, yang mencerminkan kenaikan 4,1 persen dibandingkan tahun lalu, muncul setelah manajemen dan serikat pekerja sepakat untuk memberikan kenaikan gaji yang historis dalam negosiasi gaji musim semi tahun ini. Pertumbuhan upah minimum juga berkontribusi terhadap kenaikan ini, menurut kementerian tenaga kerja.

Baik nilai maupun tingkat kenaikan gaji melebihi tahun sebelumnya untuk tahun ketiga berturut-turut dan mencapai angka tertinggi sejak data yang sebanding tersedia pada tahun 1999.

Hasil ini menunjukkan bahwa tren kenaikan gaji terbaru semakin mendapatkan momentum di negara yang selama ini enggan untuk menaikkan gaji setelah periode deflasi yang panjang.

Namun, upah riil di negara ini jatuh untuk bulan ke-26 berturut-turut pada bulan Mei. Meskipun angka tersebut mengalami kenaikan pada bulan Juni dan Juli, tetapi mengalami penurunan pada bulan Agustus, menunjukkan bahwa kenaikan gaji masih belum sejalan dengan kenaikan harga, sehingga rumah tangga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Serikat pekerja terbesar di negara ini memutuskan awal bulan ini untuk menuntut kenaikan gaji sebesar 5 persen atau lebih pada musim semi mendatang, setara dengan target yang ditetapkan untuk tahun ini.

Konfederasi Serikat Pekerja Jepang juga menetapkan tujuan yang lebih tinggi untuk perusahaan kecil dan menengah guna membantu menjembatani kesenjangan gaji antara perusahaan dengan ukuran berbeda.

Survei terbaru oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan, yang dilakukan antara bulan Juli dan Agustus, memperoleh respons dari 1.783 perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 100 orang.

Jumlah perusahaan yang telah menaikkan gaji atau berencana untuk melakukannya meningkat menjadi 91,2 persen, naik 2,1 poin persentase dari tahun lalu, menurut survei tersebut.

Menurut sektor industri, semua perusahaan di sektor pertambangan, utilitas, dan kesehatan telah menaikkan gaji atau berencana untuk meningkatkan upah. Sebaliknya, hanya 74,4 persen perusahaan di sektor transportasi dan jasa pos yang memberikan respons serupa, menurut survei tersebut.

Di antara perusahaan yang telah menerapkan sistem kenaikan gaji reguler berdasarkan senioritas dan masa kerja, persentase perusahaan yang menaikkan gaji pokok atau berencana untuk melakukannya naik 2,6 poin menjadi 52,1 persen, menurut survei tersebut.

Di antara faktor-faktor yang menyebabkan kenaikan gaji, 35,2 persen perusahaan menyebutkan hasil keuntungan yang lebih baik, diikuti oleh kebutuhan untuk mempertahankan tenaga kerja sebesar 14,3 persen, kata kementerian kesehatan.

sc : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PM Jepang dan Presiden Turki Sepakat Tolak Pungutan Lintas di Selat Hormuz

20 August 2026 - 13:10 WIB

Zion Suzuki Pindah ke Aston Villa, Kiper Jepang Kini Main di Premier League

20 August 2026 - 10:10 WIB

Pernyataan Belasungkawa Takaichi untuk Korban Gempa Indonesia Tuai Kritik dari Warganet Jepang

20 August 2026 - 09:46 WIB

Dua WN Vietnam Ditangkap di Osaka, Ubah Sepeda Listrik Jadi Moped Ilegal

19 August 2026 - 13:10 WIB

Bukan Kuda, Tapi Bisa Ditunggangi! Kawasaki Siapkan Robot Corleo untuk Arab Saudi

19 August 2026 - 12:10 WIB

Trending on News