Menu ✖

Dark Mode
One Punch Man Season 3 Bagian Kedua Tayang Januari 2027, JAM Project Kembali Isi Lagu Opening Webtoon Populer The Remarried Empress Diadaptasi Menjadi Anime, Tayang Tahun Depan JR East Luncurkan Layanan Pembayaran Digital Baru Bernama “Teppay” pada 20 Oktober Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto

News

Kepala Badan Meteorologi Jepang Bantah Isu Gempa Besar Musim Panas Ini: “Itu Hoaks!”

badge-check


					Kepala Badan Meteorologi Jepang Bantah Isu Gempa Besar Musim Panas Ini: “Itu Hoaks!” Perbesar

Kepala Badan Meteorologi Jepang pada hari Jumat membantah rumor luas tentang akan terjadinya gempa bumi besar di Jepang pada musim panas ini. Ia menyebut rumor tersebut tidak ilmiah dan murni hoaks, serta meminta masyarakat untuk tidak khawatir karena bahkan sains tercanggih pun belum mampu memprediksi gempa atau tsunami.

“Saat ini, masih mustahil untuk memprediksi waktu, lokasi, maupun kekuatan gempa bumi secara spesifik,” kata Direktur Jenderal Badan Meteorologi Jepang, Ryoichi Nomura, kepada wartawan. “Prediksi semacam itu adalah hoaks, jadi tidak perlu khawatir dengan informasi menyesatkan tersebut.”

Nomura merujuk pada rumor yang beredar di Hong Kong dan beberapa kota Asia lainnya, yang menyebut akan terjadi gempa bumi atau tsunami besar di Jepang pada bulan Juli. Kabar bohong ini telah membuat beberapa penerbangan dibatalkan dan jadwal layanan dikurangi, sehingga berdampak pada sektor pariwisata.

Ia menyayangkan banyak orang terpengaruh hoaks ini, meski memahami rasa was-was masyarakat terhadap hal yang tidak terlihat.

Rumor ini berawal dari komik Jepang tahun 2022 berjudul “The Future I Saw”, yang bercerita tentang mimpi melihat tsunami dan juga tersedia dalam bahasa Mandarin. Obrolan soal prediksi gempa ini mulai menyebar di media sosial, terutama di Hong Kong, sejak awal tahun ini.

Penulis komik tersebut pernah menarik perhatian publik karena disebut-sebut berhasil “meramalkan” gempa dan tsunami dahsyat di Jepang utara pada 2011 yang menewaskan lebih dari 18.000 orang.

Sebagai negara yang berada di “cincin api” Pasifik, Jepang memang termasuk wilayah dengan aktivitas gempa paling tinggi di dunia.

Tahun lalu, panel ahli seismologi memang sempat mencatat adanya sedikit peningkatan kemungkinan terjadinya gempa mega di pesisir Pasifik Jepang. Pemerintah lalu mengadakan pekan sosialisasi kesiapsiagaan bencana, tetapi justru memicu panic buying, penutupan pantai, dan reaksi berlebihan lainnya.

Nomura menegaskan bahwa meski penting untuk menyampaikan pengetahuan ilmiah, masyarakat juga harus selalu siap siaga sejak dini.

“Di Jepang, gempa bumi bisa terjadi kapan saja dan di mana saja,” ujarnya. “Saya harap masyarakat bisa memanfaatkan momen ini untuk kembali memeriksa kesiapan menghadapi gempa besar.”

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang

13 October 2026 - 10:10 WIB

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Trending on News