Jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang pada September 2026 mencapai 3.103.700 orang, turun 5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi di tengah berlanjutnya penyusutan jumlah wisatawan asal China, menurut data Organisasi Pariwisata Nasional Jepang (JNTO) yang diumumkan pada 21 Oktober.
Korea Selatan menjadi negara asal wisatawan dengan jumlah kunjungan terbanyak, yakni 842.300 orang, meningkat 25,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Taiwan berada di posisi berikutnya dengan 595.600 pengunjung, naik 13%.
Sementara itu, jumlah wisatawan asal China tercatat sebanyak 430.800 orang, turun tajam sebesar 44,5% dibandingkan September tahun lalu.
Penurunan jumlah wisatawan China secara tahunan telah berlangsung selama 10 bulan berturut-turut sejak Desember. Kondisi ini terjadi setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyampaikan pernyataan di parlemen mengenai kemungkinan respons Jepang jika terjadi situasi darurat terkait Taiwan. Pernyataan tersebut memicu kemarahan pemerintah China.
Secara keseluruhan, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Jepang selama Januari hingga September 2026 mencapai 30.730.200 orang. Angka ini turun 2,9% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Meski mengalami penurunan, jumlah kunjungan kumulatif tersebut sudah melampaui 30 juta orang pada September. Ini merupakan kali kedua jumlah wisatawan asing ke Jepang mencapai angka tersebut sebelum Oktober, setelah rekor tertinggi yang tercatat pada tahun lalu.
Sc : asahi








