Menu

Dark Mode
WIT Studio Siapkan Pengumuman Baru Attack on Titan pada 20 Agustus, Proyek Anime Baru? Pokémon Bank Resmi Ditutup Februari 2027, Pokémon Lama Terancam Tak Bisa Dipindahkan Lagi Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang Hujan Deras di Daerah Chiba Jepang Tewaskan 8 Orang, Ribuan Orang Terjebak di Bandara WNI Cedera Saat Turun dari Gunung Fuji, Diselamatkan Tim SAR Jepang

News

Lebih dari 9000 Peserta Magang di Jepang Kabur Sepanjang Tahun 2023, Pemerintah Segera Revisi Peraturan

badge-check


					Lebih dari 9000 Peserta Magang di Jepang Kabur Sepanjang Tahun 2023, Pemerintah Segera Revisi Peraturan Perbesar

Jumlah peserta magang yang telah sampai di Jepang dan berhenti dari program tersebut secara tiba-tiba akibat kondisi kerja mencapai 9.753 orang pada tahun 2023.

Pemerintah akan mengambil langkah-langkah secepatnya pada Oktober tahun ini untuk memudahkan para pekerja magang asing berpindah pekerjaan.

Di bawah program magang teknis Jepang saat ini, pemagang dilarang pindah tempat kerja selama tiga tahun pertama sebagai prinsip dasar karena mereka diminta untuk mengembangkan keterampilan di satu bidang, meskipun perpindahan pekerjaan diizinkan jika ada “keadaan yang tidak dapat dihindari.”

Badan Imigrasi akan merevisi pedomannya, yang telah dikritik karena tidak jelas, untuk memastikan bahwa pedoman tersebut dengan jelas menyatakan bahwa perpindahan pekerjaan diperbolehkan jika magang mengalami pelecehan atau pelecehan seksual, atau jika terjadi pelanggaran hukum dan peraturan di tempat kerja mereka, termasuk pelanggaran kontrak.

Pedoman yang direvisi juga akan memperbolehkan baik korban pelecehan maupun rekan kerjanya untuk meminta perpindahan, sambil memperbolehkan magang untuk mengambil pekerjaan paruh waktu hingga 28 jam per minggu selama masa perpindahan untuk menutupi biaya hidup.

Angka awal untuk tahun 2023 menunjukkan peningkatan, dengan pekerja asal Vietnam menjadi penyumbang terbesar dengan 5.481 orang, diikuti oleh warga negara Myanmar sebanyak 1.765 orang dan warga negara Tiongkok sebanyak 816 orang, menurut sumber Kementerian Kehakiman.

Program magang asing yang ada saat ini, yang telah diterapkan sejak 1993, telah dikritik sebagai hanya menjadi jalan bagi Jepang untuk mengimpor tenaga kerja murah.
Pemerintah akan menggantikan program tersebut dengan sistem baru secepatnya pada tahun 2027 yang akan mengizinkan perpindahan pekerjaan setelah satu atau dua tahun bekerja di satu tempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan

15 August 2026 - 12:10 WIB

WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang

15 August 2026 - 11:10 WIB

Hujan Deras di Daerah Chiba Jepang Tewaskan 8 Orang, Ribuan Orang Terjebak di Bandara

15 August 2026 - 10:10 WIB

WNI Cedera Saat Turun dari Gunung Fuji, Diselamatkan Tim SAR Jepang

14 August 2026 - 15:10 WIB

Hujan Deras Terjang Chiba, 3 Orang Dilaporkan Tewas

14 August 2026 - 10:10 WIB

Trending on News