Studio anime Tatsunoko Production mengumumkan pada hari Minggu bahwa mereka akan memproduksi adaptasi anime televisi dari manga shoujo legendaris Red River karya Chie Shinohara. Anime ini dijadwalkan tayang pada musim panas tahun ini.
Sebagai perayaan pengumuman tersebut, Chie Shinohara turut membagikan ilustrasi khusus yang langsung menarik perhatian para penggemar lama manga ini.
Adaptasi anime Red River akan disutradarai oleh Kōsuke Kobayashi, yang sebelumnya dikenal lewat karyanya di Waccha PriMagi! dan Alice or Alice. Penulisan naskah dan komposisi seri ditangani oleh Yoriko Tomita, sementara desain karakter dikerjakan oleh Kenji Fujisaki.
Menariknya, demi menjaga akurasi latar sejarah, pihak produksi melibatkan peneliti sejarah Kimiyoshi Matsumura dan Daisuke Yoshida, yang merupakan anggota Japanese Institute of Anatolian Archaeology di bawah Middle Eastern Culture Center in Japan. Keterlibatan mereka menegaskan keseriusan adaptasi ini, mengingat Red River berlatar pada era kuno Anatolia dengan unsur sejarah yang kuat.
Manga Red River, yang juga dikenal dengan judul Sora wa Akai Kawa no Hotori, pertama kali terbit dan kemudian dikenal luas di luar Jepang. Viz Media mulai menerbitkan versi bahasa Inggrisnya pada tahun 2004 dan merilis seluruh 28 volume hingga tahun 2010. Pada Oktober 2024, Viz Media kembali merilis ulang manga ini dalam format omnibus 3-in-1, dengan volume ketujuh dijadwalkan rilis pada 21 April.
Pengumuman adaptasi anime ini disambut antusias oleh penggemar, terutama karena Red River sudah lama dianggap sebagai salah satu karya shoujo klasik yang selama bertahun-tahun belum pernah mendapatkan versi anime. Dengan jadwal tayang yang sudah ditetapkan, musim panas ini akan menjadi momen nostalgia sekaligus perkenalan Red River bagi generasi penonton baru.










