Sesosok mayat perempuan ditemukan tersembunyi di dalam dinding sebuah bar di Kota Hidaka, Prefektur Hokkaido, dan diduga telah dibiarkan di sana selama beberapa hari sementara bar tersebut tetap beroperasi dan melayani pelanggan, menurut laporan media lokal.
Jenazah tersebut ditemukan pada Sabtu di dalam sebuah ruang seukuran satu tatami di balik dinding bar, yang ditutup menggunakan papan kayu. Bar itu berada di kawasan Tomikawa Kita, Kota Hidaka, demikian dilaporkan stasiun televisi lokal HTB.
Korban diketahui seorang perempuan berusia sekitar 20-an tahun yang telah dilaporkan hilang sejak malam 31 Desember. Polisi menduga korban merupakan kenalan dari pemilik bar, seorang pria berusia 49 tahun bernama Toshihiko Matsukura.
Polisi menangkap Matsukura pada hari yang sama dengan penemuan jenazah, atas dugaan membuang dan menyembunyikan mayat di dalam bangunan sekitar tanggal 31 Desember. Sebelum penangkapan, Matsukura disebut telah mengakui kepada penyidik bahwa ia menyembunyikan tubuh korban di dalam bar, yang kemudian mengarah pada penemuan jenazah tersebut.
Hasil autopsi menunjukkan bahwa penyebab kematian korban adalah asfiksia akibat pencekikan menggunakan benda menyerupai tali. Polisi menyatakan kepada media bahwa kasus ini kini diselidiki sebagai dugaan pembunuhan. Matsukura telah diserahkan ke jaksa pada hari Minggu.
Menurut keterangan pihak terkait, bar tersebut tutup sementara pada 31 Desember untuk libur Tahun Baru, namun kembali beroperasi pada malam 2 Januari. Penyidik meyakini bahwa Matsukura tetap menjalankan bisnis bar tersebut sementara jasad korban masih tersembunyi di dalam bangunan.
Sebelum ditangkap, Matsukura sempat diperiksa secara sukarela oleh polisi terkait hilangnya korban. Ia disebut mengatakan kepada orang-orang di sekitarnya bahwa dirinya “bekerja sama untuk membuktikan ketidakbersalahannya.”
Selain mengelola bar, Matsukura juga diketahui tetap masuk kerja di tempat kerja lain di kota tersebut hingga hari Jumat sebelum penangkapannya, menurut keterangan penyidik kepada media.
Pihak berwenang saat ini masih menyelidiki secara mendalam kronologi kejadian yang menyebabkan kematian perempuan tersebut.
Sc : JT







