Menu

Dark Mode
Resident Evil 2, 3, dan 4 Remake Akan Hadir di Switch 2 Oktober Jepang Pertimbangkan Buka Lapangan Kerja Satpam bagi Pekerja Asing Mulai 2027 Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun China Naikkan Biaya Visa untuk Warga Jepang hingga 7 Kali Lipat JSDF Kerahkan Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Zelda: Ocarina of Time Remake untuk Switch 2 Rilis November 2026

News

Muhammadiyah Perluas Dakwah dan Gagas Pembanguan Sekolah dan Masjid di Jepang

badge-check


					muhammadiyah.or.id Perbesar

muhammadiyah.or.id

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Saad Ibrahim, melakukan kunjungan ke Fukuoka, Jepang, pada Selasa (1/7) untuk memperkuat dakwah Islam serta menjajaki kolaborasi strategis lintas sektor melalui Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang.

Didampingi Ketua PCIM Jepang, Mujahidin Ahmad, Kiai Saad menghadiri dua agenda utama: undangan dari PRIM Fukuoka dan pertemuan dengan Satomi Ogata Sensei, tokoh Jepang yang aktif mempromosikan makanan halal dan menjalin relasi dengan PP Muhammadiyah.

“Jepang merupakan negara dengan potensi besar, tidak hanya dalam hal syiar dakwah, tetapi juga bidang muamalah yang mencakup sektor pertanian, keperawatan, pendidikan, dan lainnya. Dalam Rapat Kerja PCIM, telah dirumuskan berbagai program konkret agar PCIM dapat menjadi golden gate atau jembatan kepentingan antara Indonesia dan Jepang, sekaligus sebagai perpanjangan tangan Persyarikatan Muhammadiyah di luar negeri,” jelasnya.

“Maka dari itu, kami melihat peran teman-teman di sini bukan hanya sebagai diaspora, tapi juga sebagai duta bangsa dan duta persyarikatan. Maka, program-program yang dirancang harus mampu menjawab tantangan nyata di lapangan,” imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut, PCIM Jepang juga menggagas pembangunan masjid dan sekolah Muhammadiyah di Jepang, sebagai simbol kehadiran fisik dan awal pembentukan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di negeri Sakura. Gagasan ini telah mendapat dukungan positif dari PP Muhammadiyah.

“Muhammadiyah mengusung semangat Islam Berkemajuan yang selaras dengan etos masyarakat Jepang, seperti disiplin dan kebermanfaatan,” jelas Mujahidin. Ia menambahkan, warga Muhammadiyah di Jepang didorong untuk mengambil langkah konkret dalam memperkuat dakwah dan membangun lembaga yang berdaya guna.

PCIM Jepang berharap akan ada penempatan program pengabdian dari universitas-universitas Muhammadiyah ke Jepang untuk memperkuat sinergi. Langkah ini sekaligus menandai perluasan kiprah global Muhammadiyah yang tidak hanya berorientasi spiritual, tetapi juga muamalah nyata di ranah internasional.

Sc : muhammadiyah.or.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Pertimbangkan Buka Lapangan Kerja Satpam bagi Pekerja Asing Mulai 2027

12 September 2026 - 12:10 WIB

Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun

12 September 2026 - 10:10 WIB

China Naikkan Biaya Visa untuk Warga Jepang hingga 7 Kali Lipat

12 September 2026 - 07:00 WIB

JSDF Kerahkan Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

11 September 2026 - 13:35 WIB

Godzilla Minus Zero Rilis November, Jadi Film Jepang Pertama yang “Filmed for IMAX

10 September 2026 - 12:10 WIB

Trending on News