Menu

Dark Mode
Live-Action BLUE LOCK Tambah Deretan Pemain Baru, Visual 20 Karakter Resmi Dirilis Tiga Bank Raksasa Jepang Bakal Dapat Akses AI Canggih “Claude Mythos” dari AS Kaisar Naruhito Kunjungi Belanda dan Belgia Juni Ini Game Baru Patlabor Akan Rilis Musim Panas Ini untuk PS5 dan PC Gara-Gara Krisis Minyak Timur Tengah, Perusahaan Cemilan Jepang Mulai Cetak Kemasan Hitam Putih Manga Romance “L♡DK Pink” Resmi Hadir dalam Bahasa Inggris di K MANGA

Entertainment

Nintendo dan Capcom Gencarkan Adaptasi Film dari Game Ikonik Mereka

badge-check


					Nintendo dan Capcom Gencarkan Adaptasi Film dari Game Ikonik Mereka Perbesar

Dua pengembang game besar Jepang, Nintendo Co. dan Capcom Co., semakin gencar membawa karakter serta dunia game legendaris mereka ke layar lebar.

Nintendo berencana merilis film animasi “The Super Mario Galaxy Movie” pada April 2026, disusul adaptasi live-action “The Legend of Zelda” yang dijadwalkan tayang pada Mei 2027.

Pada Agustus lalu, Nintendo juga melakukan restrukturisasi pada salah satu anak perusahaannya untuk memperkuat bisnis yang berkaitan dengan event langsung dan merchandise berbasis karakter film.

Langkah ini diambil setelah kesuksesan besar “The Super Mario Bros. Movie” pada tahun 2023—film hasil kerja sama dengan studio animasi asal Amerika Illumination—yang menjadi hit global dan mendorong kembali penjualan game dalam seri tersebut.

Shigeru Miyamoto, kreator Super Mario sekaligus executive fellow di Nintendo, menyebut adaptasi film sebagai cara untuk menghubungkan kembali penggemar dengan dunia game sekaligus memperkuat posisi Nintendo sebagai merek global yang abadi.

“Game pada akhirnya berhenti berfungsi ketika versi baru muncul, tapi film akan tetap hidup selamanya,” ujar Miyamoto.

Sementara itu, Capcom juga melanjutkan upayanya menghidupkan game di layar lebar. Sejak film “Street Fighter” (1994) yang dibintangi Jean-Claude Van Damme, Capcom telah terlibat dalam 21 film adaptasi game. Film terbaru dalam waralaba Street Fighter dijadwalkan tayang Oktober 2026.

Capcom juga telah memproduksi adaptasi live-action dari seri populernya seperti “Resident Evil” dan “Monster Hunter.”

Menurut Hideki Yasuda, analis senior di Toyo Securities, pemanfaatan kekayaan intelektual secara efektif dapat mendiversifikasi pendapatan dan memperluas pengenalan merek.

“Dengan dunia game yang kini lintas generasi, film mampu membangkitkan nostalgia dan mendorong orang untuk membeli ulang gamenya — menciptakan efek sinergis antar media,” ujarnya.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Manga BL “The Summer of You” Bakal Dapat Drama Live-Action, Tayang Juli 2026

13 May 2026 - 15:10 WIB

Penulis Horor Legendaris Jepang Kōji Suzuki Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

13 May 2026 - 07:33 WIB

Meru Nukumi Gabung Serial Live-Action Baru GTO, Jadi Guru Pendamping Kelas Onizuka

11 May 2026 - 15:10 WIB

Seiyuu Satomi Akesaka Umumkan Pernikahan

6 May 2026 - 15:10 WIB

UNISON SQUARE GARDEN Umumkan Hiatus, Drummer Takao Suzuki Resmi Keluar

28 April 2026 - 06:44 WIB

Trending on Entertainment