Menu ✖

Dark Mode
Naruto Akan Punya Anime TV Limited Series Baru, Detail Diumumkan Oktober Yuko Fujigaki Jadi Perempuan Pertama yang Pimpin Universitas Tokyo Menhan Jepang Umumkan Akan Akhiri Misi Pemadaman Kebakaran Hutan di Indonesia Proporsi Penduduk Usia 65 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 29,4 Persen Jelang Kenaikan Biaya Visa 1 Oktober, Kantor Imigrasi Tokyo Dipadati Warga Asing, Antrean Capai 7,5 Jam Bar di Kyoto Punya Bartender Robot yang Dikendalikan Manusia dari Jarak Jauh

News

Pemerintah Jepang Pertimbangkan Perpanjangan Masa Tinggal bagi Pekerja Asing yang Hamil

badge-check


					Pemerintah Jepang Pertimbangkan Perpanjangan Masa Tinggal bagi Pekerja Asing yang Hamil Perbesar

Pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang batas waktu tinggal lima tahun bagi pekerja asing dengan visa Specified Skilled Worker (SSW). Langkah ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada pekerja asing sekaligus mengatasi krisis kekurangan tenaga kerja yang sedang berlangsung di Jepang.

Rencana ini dirancang untuk memastikan pekerja asing dapat tetap bekerja sambil menghormati hak mereka untuk memiliki dan membesarkan anak. Diskusi dengan panel ahli akan dilakukan untuk menetapkan aturan resmi pada musim panas tahun ini.

Selama ini, ada kasus di mana pekerja asing dengan visa SSW diberhentikan dari pekerjaan setelah mereka hamil. Hal serupa sebelumnya telah diatasi dengan pengecualian bagi pekerja asing di bawah program pelatihan teknis, yang akan dihapus pada tahun 2027.

Visa SSW No. 1 memungkinkan pekerja asing tinggal hingga lima tahun di Jepang, sedangkan visa SSW No. 2 memberikan peluang pembaruan tanpa batas waktu, membuka jalan menuju status tinggal permanen serta mengizinkan membawa pasangan dan anak-anak.

Sebagai catatan, program pelatihan teknis sering dikritik sebagai cara Jepang mendatangkan tenaga kerja murah. Program ini akan diganti dengan sistem baru yang lebih fokus pada pengembangan keterampilan dan perlindungan hak pekerja.

Saat ini, terdapat sekitar 260.000 pekerja dengan visa SSW No. 1 dan hanya 408 pekerja dengan visa No. 2 hingga September 2024. Pemerintah berharap jumlah pekerja asing yang terampil akan terus meningkat seiring upaya pengintegrasian program ini dengan sistem baru.

Dengan langkah ini, Jepang berupaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah bagi pekerja asing, terutama perempuan, yang menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan pekerjaan sambil membesarkan anak.

sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Yuko Fujigaki Jadi Perempuan Pertama yang Pimpin Universitas Tokyo

30 September 2026 - 15:10 WIB

Menhan Jepang Umumkan Akan Akhiri Misi Pemadaman Kebakaran Hutan di Indonesia

30 September 2026 - 12:10 WIB

Proporsi Penduduk Usia 65 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 29,4 Persen

30 September 2026 - 10:10 WIB

Jelang Kenaikan Biaya Visa 1 Oktober, Kantor Imigrasi Tokyo Dipadati Warga Asing, Antrean Capai 7,5 Jam

29 September 2026 - 13:13 WIB

Beruang Hitam Asia Ditembak di Tokyo, Pertama Kali Aturan Penembakan Darurat Diterapkan

29 September 2026 - 07:43 WIB

Trending on News