Menu ✖

Dark Mode
Nintendo Switch 2 Terjual 26,35 Juta Unit, Mario Kart World Jadi Game Terlaris Marak Serangan Hacker, Jepang Siapkan Dana ¥10 Miliar untuk Perkuat Keamanan Siber Kaligrafi Jepang Shodo Direkomendasikan Masuk Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO Penjualan PlayStation 5 Tembus 97,9 Juta Unit di Seluruh Dunia 3 WN Jepang Ditangkap atas Dugaan Kekerasan terhadap Pemagang WNI di Kapal Perikanan Persaingan Ketat, Bisnis Pesan Antar Makanan di Jepang Kini Dikuasai Tiga Perusahaan

News

Pemerintah Jepang Pertimbangkan Perpanjangan Masa Tinggal bagi Pekerja Asing yang Hamil

badge-check


					Pemerintah Jepang Pertimbangkan Perpanjangan Masa Tinggal bagi Pekerja Asing yang Hamil Perbesar

Pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang batas waktu tinggal lima tahun bagi pekerja asing dengan visa Specified Skilled Worker (SSW). Langkah ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada pekerja asing sekaligus mengatasi krisis kekurangan tenaga kerja yang sedang berlangsung di Jepang.

Rencana ini dirancang untuk memastikan pekerja asing dapat tetap bekerja sambil menghormati hak mereka untuk memiliki dan membesarkan anak. Diskusi dengan panel ahli akan dilakukan untuk menetapkan aturan resmi pada musim panas tahun ini.

Selama ini, ada kasus di mana pekerja asing dengan visa SSW diberhentikan dari pekerjaan setelah mereka hamil. Hal serupa sebelumnya telah diatasi dengan pengecualian bagi pekerja asing di bawah program pelatihan teknis, yang akan dihapus pada tahun 2027.

Visa SSW No. 1 memungkinkan pekerja asing tinggal hingga lima tahun di Jepang, sedangkan visa SSW No. 2 memberikan peluang pembaruan tanpa batas waktu, membuka jalan menuju status tinggal permanen serta mengizinkan membawa pasangan dan anak-anak.

Sebagai catatan, program pelatihan teknis sering dikritik sebagai cara Jepang mendatangkan tenaga kerja murah. Program ini akan diganti dengan sistem baru yang lebih fokus pada pengembangan keterampilan dan perlindungan hak pekerja.

Saat ini, terdapat sekitar 260.000 pekerja dengan visa SSW No. 1 dan hanya 408 pekerja dengan visa No. 2 hingga September 2024. Pemerintah berharap jumlah pekerja asing yang terampil akan terus meningkat seiring upaya pengintegrasian program ini dengan sistem baru.

Dengan langkah ini, Jepang berupaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah bagi pekerja asing, terutama perempuan, yang menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan pekerjaan sambil membesarkan anak.

sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Marak Serangan Hacker, Jepang Siapkan Dana ¥10 Miliar untuk Perkuat Keamanan Siber

7 November 2026 - 11:10 WIB

Kaligrafi Jepang Shodo Direkomendasikan Masuk Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO

7 November 2026 - 10:10 WIB

3 WN Jepang Ditangkap atas Dugaan Kekerasan terhadap Pemagang WNI di Kapal Perikanan

6 November 2026 - 13:54 WIB

Persaingan Ketat, Bisnis Pesan Antar Makanan di Jepang Kini Dikuasai Tiga Perusahaan

5 November 2026 - 15:10 WIB

Anime Reincarnated as a Sword Season 2 Ungkap Trailer dan Karakter Baru untuk Seedrun Arc

5 November 2026 - 14:30 WIB

Trending on News