Menu ✖

Dark Mode
JR East Luncurkan Layanan Pembayaran Digital Baru Bernama “Teppay” pada 20 Oktober Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

News

Pemerintah Jepang Pertimbangkan Perpanjangan Masa Tinggal bagi Pekerja Asing yang Hamil

badge-check


					Pemerintah Jepang Pertimbangkan Perpanjangan Masa Tinggal bagi Pekerja Asing yang Hamil Perbesar

Pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang batas waktu tinggal lima tahun bagi pekerja asing dengan visa Specified Skilled Worker (SSW). Langkah ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada pekerja asing sekaligus mengatasi krisis kekurangan tenaga kerja yang sedang berlangsung di Jepang.

Rencana ini dirancang untuk memastikan pekerja asing dapat tetap bekerja sambil menghormati hak mereka untuk memiliki dan membesarkan anak. Diskusi dengan panel ahli akan dilakukan untuk menetapkan aturan resmi pada musim panas tahun ini.

Selama ini, ada kasus di mana pekerja asing dengan visa SSW diberhentikan dari pekerjaan setelah mereka hamil. Hal serupa sebelumnya telah diatasi dengan pengecualian bagi pekerja asing di bawah program pelatihan teknis, yang akan dihapus pada tahun 2027.

Visa SSW No. 1 memungkinkan pekerja asing tinggal hingga lima tahun di Jepang, sedangkan visa SSW No. 2 memberikan peluang pembaruan tanpa batas waktu, membuka jalan menuju status tinggal permanen serta mengizinkan membawa pasangan dan anak-anak.

Sebagai catatan, program pelatihan teknis sering dikritik sebagai cara Jepang mendatangkan tenaga kerja murah. Program ini akan diganti dengan sistem baru yang lebih fokus pada pengembangan keterampilan dan perlindungan hak pekerja.

Saat ini, terdapat sekitar 260.000 pekerja dengan visa SSW No. 1 dan hanya 408 pekerja dengan visa No. 2 hingga September 2024. Pemerintah berharap jumlah pekerja asing yang terampil akan terus meningkat seiring upaya pengintegrasian program ini dengan sistem baru.

Dengan langkah ini, Jepang berupaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah bagi pekerja asing, terutama perempuan, yang menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan pekerjaan sambil membesarkan anak.

sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang

13 October 2026 - 10:10 WIB

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Trending on News