Menu ✖

Dark Mode
Beredar Info Jepang Keluarkan Imbauan Mitigasi Bencana, Warga Diimbau Siapkan Kebutuhan Dasar untuk 3–7 Hari Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda Meninggal Dunia pada Usia 90 Tahun Anime Patlabor EZY Bakal Diadaptasi Menjadi Novel pada 2027 Jepang Targetkan Investasi ¥1 Triliun di Bangladesh dalam 5 Tahun JR East Jepang Gunakan Robot Humanoid Bersenjatakan Gergaji Mesin untuk Pangkas Pohon di Jalur Kereta Film Spesial 2 Jam Detective Conan Tayang di Indonesia 11 November 2026

News

Pemerintah Jepang Pertimbangkan Perpanjangan Masa Tinggal bagi Pekerja Asing yang Hamil

badge-check


					Pemerintah Jepang Pertimbangkan Perpanjangan Masa Tinggal bagi Pekerja Asing yang Hamil Perbesar

Pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang batas waktu tinggal lima tahun bagi pekerja asing dengan visa Specified Skilled Worker (SSW). Langkah ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada pekerja asing sekaligus mengatasi krisis kekurangan tenaga kerja yang sedang berlangsung di Jepang.

Rencana ini dirancang untuk memastikan pekerja asing dapat tetap bekerja sambil menghormati hak mereka untuk memiliki dan membesarkan anak. Diskusi dengan panel ahli akan dilakukan untuk menetapkan aturan resmi pada musim panas tahun ini.

Selama ini, ada kasus di mana pekerja asing dengan visa SSW diberhentikan dari pekerjaan setelah mereka hamil. Hal serupa sebelumnya telah diatasi dengan pengecualian bagi pekerja asing di bawah program pelatihan teknis, yang akan dihapus pada tahun 2027.

Visa SSW No. 1 memungkinkan pekerja asing tinggal hingga lima tahun di Jepang, sedangkan visa SSW No. 2 memberikan peluang pembaruan tanpa batas waktu, membuka jalan menuju status tinggal permanen serta mengizinkan membawa pasangan dan anak-anak.

Sebagai catatan, program pelatihan teknis sering dikritik sebagai cara Jepang mendatangkan tenaga kerja murah. Program ini akan diganti dengan sistem baru yang lebih fokus pada pengembangan keterampilan dan perlindungan hak pekerja.

Saat ini, terdapat sekitar 260.000 pekerja dengan visa SSW No. 1 dan hanya 408 pekerja dengan visa No. 2 hingga September 2024. Pemerintah berharap jumlah pekerja asing yang terampil akan terus meningkat seiring upaya pengintegrasian program ini dengan sistem baru.

Dengan langkah ini, Jepang berupaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah bagi pekerja asing, terutama perempuan, yang menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan pekerjaan sambil membesarkan anak.

sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Beredar Info Jepang Keluarkan Imbauan Mitigasi Bencana, Warga Diimbau Siapkan Kebutuhan Dasar untuk 3–7 Hari

28 October 2026 - 13:14 WIB

Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda Meninggal Dunia pada Usia 90 Tahun

28 October 2026 - 12:10 WIB

Jepang Targetkan Investasi ¥1 Triliun di Bangladesh dalam 5 Tahun

28 October 2026 - 10:10 WIB

Pria Asal Indonesia Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Yamanashi Lewat Program Tokutei Ginou

27 October 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kembangkan Mesin Kapal Berbahan Bakar Hidrogen, Diklaim Pangkas Emisi CO₂ Lebih dari 95 Persen

26 October 2026 - 10:10 WIB

Trending on News