Menu ✖

Dark Mode
Masashi Kishimoto Umumkan Manga Baru Naruto, Berjudul Naruto Shadow Rising Attack on Titan: The Musical Gelar Tur Dunia, Singapura Jadi Negara Pembuka pada 2027 Perusahaan Modal Ventura Singapura Akan Bangun Akademi Startup di Iwate, Jepang Shinkansen Kyushu Kembali Beroperasi Setelah Kabel Listrik Atas Ditemukan Rusak One Punch Man Season 3 Bagian Kedua Tayang Januari 2027, JAM Project Kembali Isi Lagu Opening Webtoon Populer The Remarried Empress Diadaptasi Menjadi Anime, Tayang Tahun Depan

News

Pemerintah Jepang Targetkan 17 Industri Dimasukan dalam Sistem Baru Program Pemagangan Asing

badge-check


					Members of Japan's foreign internship program have fled their posts by the thousands, most citing low pay. (Photo by Ken Kobayashi)

TY0246P120718
?????
Photo by ?? ?
Dec 7, 2018 Perbesar

Members of Japan's foreign internship program have fled their posts by the thousands, most citing low pay. (Photo by Ken Kobayashi) TY0246P120718 ????? Photo by ?? ? Dec 7, 2018

Pemerintah Jepang pada hari Selasa mengusulkan 17 industri untuk dimasukkan dalam program baru yang akan menggantikan skema pemagangan teknis bagi pekerja asing, termasuk sektor pertanian, layanan makanan, dan konstruksi—yang semuanya tengah menghadapi krisis kekurangan tenaga kerja akibat populasi yang menua.

Pemerintah juga merekomendasikan menambahkan tiga sektor baru ke dalam kerangka visa Specified Skilled Worker (SSW), seiring banyaknya pekerja asing yang mulai beralih dari sistem pemagangan yang kerap dikritik karena pelanggaran hak tenaga kerja, seperti jam kerja panjang dan upah rendah.

Setelah melalui pembahasan dalam panel ahli, Kabinet Perdana Menteri Shigeru Ishiba diperkirakan akan mengadopsi rencana final pada bulan Desember, yang mencakup daftar industri yang akan dilibatkan dalam kedua skema serta jumlah maksimum pekerja asing yang akan diterima.

Program baru bernama “Employment for Skill Development” ini dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2027, sebagai respons terhadap penurunan tajam populasi usia produktif akibat angka kelahiran yang terus merosot.

Dalam perubahan kebijakan yang signifikan, sistem ini akan mendorong peserta untuk beralih ke visa Specified Skilled Worker setelah tiga tahun, memberikan jalur yang lebih berkelanjutan bagi pekerja asing di Jepang.

Visa Specified Skilled Worker, yang diluncurkan tahun 2019, saat ini mencakup 16 sektor. Dalam rancangan kebijakan terbaru, jumlah ini akan ditambah menjadi 19 sektor, dengan manajemen gudang, pengelolaan limbah, dan penyediaan linen sebagai sektor baru.

Pemegang visa SSW No. 1 dapat tinggal di Jepang hingga lima tahun, sementara visa SSW No. 2 memungkinkan pembaruan tanpa batas, memberikan akses menuju residensi permanen, serta hak untuk membawa pasangan dan anak ke Jepang.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perusahaan Modal Ventura Singapura Akan Bangun Akademi Startup di Iwate, Jepang

14 October 2026 - 11:10 WIB

Shinkansen Kyushu Kembali Beroperasi Setelah Kabel Listrik Atas Ditemukan Rusak

14 October 2026 - 10:10 WIB

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang

13 October 2026 - 10:10 WIB

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News