Menu

Dark Mode
Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026 Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

News

Pemerintah Jepang Targetkan 17 Industri Dimasukan dalam Sistem Baru Program Pemagangan Asing

badge-check


					Members of Japan's foreign internship program have fled their posts by the thousands, most citing low pay. (Photo by Ken Kobayashi)

TY0246P120718
?????
Photo by ?? ?
Dec 7, 2018 Perbesar

Members of Japan's foreign internship program have fled their posts by the thousands, most citing low pay. (Photo by Ken Kobayashi) TY0246P120718 ????? Photo by ?? ? Dec 7, 2018

Pemerintah Jepang pada hari Selasa mengusulkan 17 industri untuk dimasukkan dalam program baru yang akan menggantikan skema pemagangan teknis bagi pekerja asing, termasuk sektor pertanian, layanan makanan, dan konstruksi—yang semuanya tengah menghadapi krisis kekurangan tenaga kerja akibat populasi yang menua.

Pemerintah juga merekomendasikan menambahkan tiga sektor baru ke dalam kerangka visa Specified Skilled Worker (SSW), seiring banyaknya pekerja asing yang mulai beralih dari sistem pemagangan yang kerap dikritik karena pelanggaran hak tenaga kerja, seperti jam kerja panjang dan upah rendah.

Setelah melalui pembahasan dalam panel ahli, Kabinet Perdana Menteri Shigeru Ishiba diperkirakan akan mengadopsi rencana final pada bulan Desember, yang mencakup daftar industri yang akan dilibatkan dalam kedua skema serta jumlah maksimum pekerja asing yang akan diterima.

Program baru bernama “Employment for Skill Development” ini dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2027, sebagai respons terhadap penurunan tajam populasi usia produktif akibat angka kelahiran yang terus merosot.

Dalam perubahan kebijakan yang signifikan, sistem ini akan mendorong peserta untuk beralih ke visa Specified Skilled Worker setelah tiga tahun, memberikan jalur yang lebih berkelanjutan bagi pekerja asing di Jepang.

Visa Specified Skilled Worker, yang diluncurkan tahun 2019, saat ini mencakup 16 sektor. Dalam rancangan kebijakan terbaru, jumlah ini akan ditambah menjadi 19 sektor, dengan manajemen gudang, pengelolaan limbah, dan penyediaan linen sebagai sektor baru.

Pemegang visa SSW No. 1 dapat tinggal di Jepang hingga lima tahun, sementara visa SSW No. 2 memungkinkan pembaruan tanpa batas, memberikan akses menuju residensi permanen, serta hak untuk membawa pasangan dan anak ke Jepang.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka

16 July 2026 - 17:10 WIB

Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂

16 July 2026 - 13:10 WIB

Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

16 July 2026 - 12:10 WIB

Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026

16 July 2026 - 10:10 WIB

Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

15 July 2026 - 17:10 WIB

Trending on News