Menu

Dark Mode
WIT Studio Siapkan Pengumuman Baru Attack on Titan pada 20 Agustus, Proyek Anime Baru? Pokémon Bank Resmi Ditutup Februari 2027, Pokémon Lama Terancam Tak Bisa Dipindahkan Lagi Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang Hujan Deras di Daerah Chiba Jepang Tewaskan 8 Orang, Ribuan Orang Terjebak di Bandara WNI Cedera Saat Turun dari Gunung Fuji, Diselamatkan Tim SAR Jepang

News

Pencarian Tanpa Henti: Keluarga Korban WNI Tsunami Jepang 2011 Berharap Dapat Membawa Pulang Jenazah yang Hilang

badge-check


					Pencarian Tanpa Henti: Keluarga Korban WNI Tsunami Jepang 2011 Berharap Dapat Membawa Pulang Jenazah yang Hilang Perbesar

Badan Kepolisian Nasional Jepang mencatat 2.520 orang hilang akibat gempa bumi dan tsunami 2011. Enam jenazah tak dikenal yang ditemukan di Prefektur Miyagi diduga termasuk empat awak kapal Indonesia dari kapal Daisan Kuni Maru yang hilang saat tsunami. Keluarga awak kapal, termasuk Tony Setiawan, menolak melaporkan mereka sebagai orang hilang, berharap mereka masih hidup. Upaya identifikasi jenazah ini terhambat karena tidak adanya laporan resmi dari keluarga.

Tony Setiawan, salah satu awak kapal, seharusnya pulang ke Indonesia pada 10 Maret 2011, tetapi menunda penerbangannya untuk menemani teman. Keesokan harinya, tsunami menghantam kapal mereka. Keluarga Tony di Jawa Tengah menolak mengadakan pemakaman atau membuat makam, karena masih berharap Tony akan kembali. Mereka juga enggan mengambil langkah resmi yang mungkin mengonfirmasi kematiannya.

Tim penyelidikan Jepang berusaha mengidentifikasi jenazah menggunakan foto dan tes DNA. Mereka telah membuat sketsa wajah berdasarkan tengkorak jenazah yang ditemukan, dan sketsa tersebut sangat mirip dengan foto Tony. Namun, proses ini terhambat karena keluarga awak kapal tidak pernah melaporkan mereka sebagai orang hilang.

Selama 14 tahun, keluarga Tony berpegang pada harapan bahwa dia masih hidup. Meski demikian, ibu Tony, Nur Hidayati, menyatakan kesediaannya untuk memberikan sampel DNA jika itu bisa membawa pulang jenazah anaknya. “Bahkan jika hanya tulang belulang, jika itu adalah anak saya, saya ingin dia pulang,” katanya.

Upaya identifikasi ini menjadi harapan baru bagi keluarga korban untuk menemukan kejelasan nasib orang yang mereka cintai. Meskipun prosesnya panjang dan penuh tantangan, tim penyelidikan Jepang berkomitmen untuk terus mencari jawaban selama ada kemungkinan identifikasi.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan

15 August 2026 - 12:10 WIB

WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang

15 August 2026 - 11:10 WIB

Hujan Deras di Daerah Chiba Jepang Tewaskan 8 Orang, Ribuan Orang Terjebak di Bandara

15 August 2026 - 10:10 WIB

WNI Cedera Saat Turun dari Gunung Fuji, Diselamatkan Tim SAR Jepang

14 August 2026 - 15:10 WIB

Hujan Deras Terjang Chiba, 3 Orang Dilaporkan Tewas

14 August 2026 - 10:10 WIB

Trending on News