Menu ✖

Dark Mode
Ilustrator Manga Food Wars! Shun Saeki Akhiri Kontrak Eksklusif dengan Shueisha Pria WNI Ditangkap setelah Masuk ke Apartemen Perempuan di Hyogo, Jepang Dua WNI Dikonfirmasi Meninggal Dunia Setelah Terseret Ombak Saat Memancing di Ibaraki, Jepang Suntory hingga Nojima Alami Kebocoran Data, Informasi Pribadi Jutaan Pengguna Terdampak Patung Rathalos dan Lagiacrus Monster Hunter Berukuran Asli Bakal Hadir di Mal Jepang Di Jepang, Tak Membayar Biaya Kencan Bisa Disebut Kekerasan Ekonomi

News

Penduduk Asing di Okinawa Naik 50% Berkat Peluang Kerja di Industri Perhotelan

badge-check


					Penduduk Asing di Okinawa Naik 50% Berkat Peluang Kerja di Industri Perhotelan Perbesar

Jumlah penduduk asing di Prefektur Okinawa, Jepang, melonjak hingga 50% dalam dua setengah tahun terakhir. Para pekerja asing berbondong-bondong memanfaatkan peluang kerja di sektor perhotelan dan industri lainnya yang terdampak kekurangan tenaga kerja.

“Sambutan hangat di Pulau Seragaki,” ujar Muhammad Irfan, seorang karyawan asal Indonesia yang bekerja di Hyatt Regency Seragaki Island. Irfan bertugas melayani tamu VIP di hotel tersebut.

Memasuki tahun keduanya di resort itu, setelah sebelumnya bekerja di hotel lain di prefektur tersebut, Irfan kini mengawasi empat karyawan lainnya, termasuk staf dari Jepang.

Sementara itu, laporan pemerintah Jepang menunjukkan bahwa Okinawa menjadi salah satu wilayah yang paling banyak menerima pekerja asing dalam beberapa tahun terakhir. Industri pariwisata dan perhotelan di prefektur ini bergantung pada tenaga kerja asing, terutama dari negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Filipina, dan Vietnam.

Di hotel-hotel besar seperti Hilton Okinawa dan Ritz-Carlton, para pekerja asing kini mengisi berbagai posisi, mulai dari housekeeping hingga manajemen tamu. “Kami tidak hanya merekrut mereka untuk mengisi kekosongan, tetapi juga untuk membawa perspektif budaya yang beragam,” kata seorang manajer dari salah satu hotel ternama di Okinawa.

Selain perhotelan, pekerja asing juga mulai terlihat di sektor retail dan restoran, yang mengalami lonjakan permintaan karena meningkatnya jumlah wisatawan domestik dan internasional pasca-pandemi. Pemerintah lokal Okinawa kini sedang mempertimbangkan program pelatihan bahasa Jepang tambahan untuk memudahkan adaptasi para pekerja asing.

Sc : asia.nikkei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pria WNI Ditangkap setelah Masuk ke Apartemen Perempuan di Hyogo, Jepang

4 November 2026 - 14:10 WIB

Dua WNI Dikonfirmasi Meninggal Dunia Setelah Terseret Ombak Saat Memancing di Ibaraki, Jepang

4 November 2026 - 12:10 WIB

Suntory hingga Nojima Alami Kebocoran Data, Informasi Pribadi Jutaan Pengguna Terdampak

4 November 2026 - 10:10 WIB

Di Jepang, Tak Membayar Biaya Kencan Bisa Disebut Kekerasan Ekonomi

3 November 2026 - 13:10 WIB

Jepang Resmi Bentuk Badan Baru untuk Tangani Bencana dan Kurangi Risiko Kerusakan

3 November 2026 - 10:10 WIB

Trending on News