Menu

Dark Mode
WNI Magang Ditangkap Usai Ancam Sesama WNI dengan Senjata Tajam di Sapporo Film Kompilasi Gintama Arc Yoshiwara Bakal Tayang di Netflix Mulai 27 Agustus Gitaris Pendukung BanG Dream! dan KanColle, Mei Nekozuki, Meninggal Dunia Tren Wisata Akar Keluarga Meningkat, Keturunan Jepang dari Luar Negeri Ramai Datangi Jepang PM Jepang Sanae Takaichi Akui Hanya Tidur 0–3 Jam Sehari, Tuai Pro dan Kontra Jepang Akan Membentuk Panel Ahli untuk Tinjau Aturan Penerimaan Warga Asing

News

Penduduk Asing di Okinawa Naik 50% Berkat Peluang Kerja di Industri Perhotelan

badge-check


					Penduduk Asing di Okinawa Naik 50% Berkat Peluang Kerja di Industri Perhotelan Perbesar

Jumlah penduduk asing di Prefektur Okinawa, Jepang, melonjak hingga 50% dalam dua setengah tahun terakhir. Para pekerja asing berbondong-bondong memanfaatkan peluang kerja di sektor perhotelan dan industri lainnya yang terdampak kekurangan tenaga kerja.

“Sambutan hangat di Pulau Seragaki,” ujar Muhammad Irfan, seorang karyawan asal Indonesia yang bekerja di Hyatt Regency Seragaki Island. Irfan bertugas melayani tamu VIP di hotel tersebut.

Memasuki tahun keduanya di resort itu, setelah sebelumnya bekerja di hotel lain di prefektur tersebut, Irfan kini mengawasi empat karyawan lainnya, termasuk staf dari Jepang.

Sementara itu, laporan pemerintah Jepang menunjukkan bahwa Okinawa menjadi salah satu wilayah yang paling banyak menerima pekerja asing dalam beberapa tahun terakhir. Industri pariwisata dan perhotelan di prefektur ini bergantung pada tenaga kerja asing, terutama dari negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Filipina, dan Vietnam.

Di hotel-hotel besar seperti Hilton Okinawa dan Ritz-Carlton, para pekerja asing kini mengisi berbagai posisi, mulai dari housekeeping hingga manajemen tamu. “Kami tidak hanya merekrut mereka untuk mengisi kekosongan, tetapi juga untuk membawa perspektif budaya yang beragam,” kata seorang manajer dari salah satu hotel ternama di Okinawa.

Selain perhotelan, pekerja asing juga mulai terlihat di sektor retail dan restoran, yang mengalami lonjakan permintaan karena meningkatnya jumlah wisatawan domestik dan internasional pasca-pandemi. Pemerintah lokal Okinawa kini sedang mempertimbangkan program pelatihan bahasa Jepang tambahan untuk memudahkan adaptasi para pekerja asing.

Sc : asia.nikkei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WNI Magang Ditangkap Usai Ancam Sesama WNI dengan Senjata Tajam di Sapporo

29 July 2026 - 06:10 WIB

Tren Wisata Akar Keluarga Meningkat, Keturunan Jepang dari Luar Negeri Ramai Datangi Jepang

28 July 2026 - 12:10 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Akui Hanya Tidur 0–3 Jam Sehari, Tuai Pro dan Kontra

28 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Perketat Syarat Permanent Residence, Penghasilan dan Kemampuan Bahasa Jadi Penilaian Baru

27 July 2026 - 12:10 WIB

Resmi! UNESCO Tetapkan Situs Asuka-Fujiwara sebagai Warisan Dunia ke-27 Jepang

27 July 2026 - 10:01 WIB

Trending on News