Menu ✖

Dark Mode
Ular Tak Berbisa Ditemukan di Pesawat Jepang, Penerbangan Terpaksa Dibatalkan ZIPAIR Buka Rute Baru Tokyo–Kuala Lumpur, Layani Penerbangan Setiap Hari Jepang Berencana Tambah Kuota 20.000 Pekerja Asing di Sektor Perawatan Lansia Manga Null-Meta Karya Kokamumo Mendapatkan Adaptasi Anime TV pada 2027 JR East Luncurkan Layanan Pembayaran Digital Teppay, Terintegrasi dengan Aplikasi Suica Kenshi Yonezu Gelar Konser Tur Dunia 2026-2027, Singapura Masuk Daftar Tujuan

News

Penduduk Asing di Okinawa Naik 50% Berkat Peluang Kerja di Industri Perhotelan

badge-check


					Penduduk Asing di Okinawa Naik 50% Berkat Peluang Kerja di Industri Perhotelan Perbesar

Jumlah penduduk asing di Prefektur Okinawa, Jepang, melonjak hingga 50% dalam dua setengah tahun terakhir. Para pekerja asing berbondong-bondong memanfaatkan peluang kerja di sektor perhotelan dan industri lainnya yang terdampak kekurangan tenaga kerja.

“Sambutan hangat di Pulau Seragaki,” ujar Muhammad Irfan, seorang karyawan asal Indonesia yang bekerja di Hyatt Regency Seragaki Island. Irfan bertugas melayani tamu VIP di hotel tersebut.

Memasuki tahun keduanya di resort itu, setelah sebelumnya bekerja di hotel lain di prefektur tersebut, Irfan kini mengawasi empat karyawan lainnya, termasuk staf dari Jepang.

Sementara itu, laporan pemerintah Jepang menunjukkan bahwa Okinawa menjadi salah satu wilayah yang paling banyak menerima pekerja asing dalam beberapa tahun terakhir. Industri pariwisata dan perhotelan di prefektur ini bergantung pada tenaga kerja asing, terutama dari negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Filipina, dan Vietnam.

Di hotel-hotel besar seperti Hilton Okinawa dan Ritz-Carlton, para pekerja asing kini mengisi berbagai posisi, mulai dari housekeeping hingga manajemen tamu. “Kami tidak hanya merekrut mereka untuk mengisi kekosongan, tetapi juga untuk membawa perspektif budaya yang beragam,” kata seorang manajer dari salah satu hotel ternama di Okinawa.

Selain perhotelan, pekerja asing juga mulai terlihat di sektor retail dan restoran, yang mengalami lonjakan permintaan karena meningkatnya jumlah wisatawan domestik dan internasional pasca-pandemi. Pemerintah lokal Okinawa kini sedang mempertimbangkan program pelatihan bahasa Jepang tambahan untuk memudahkan adaptasi para pekerja asing.

Sc : asia.nikkei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ular Tak Berbisa Ditemukan di Pesawat Jepang, Penerbangan Terpaksa Dibatalkan

21 October 2026 - 18:10 WIB

ZIPAIR Buka Rute Baru Tokyo–Kuala Lumpur, Layani Penerbangan Setiap Hari

21 October 2026 - 12:10 WIB

Jepang Berencana Tambah Kuota 20.000 Pekerja Asing di Sektor Perawatan Lansia

21 October 2026 - 11:10 WIB

JR East Luncurkan Layanan Pembayaran Digital Teppay, Terintegrasi dengan Aplikasi Suica

21 October 2026 - 06:47 WIB

Survei: 30,2 Persen Perusahaan Besar di Jepang Pernah Mengalami Kebocoran Data

20 October 2026 - 13:10 WIB

Trending on News