Menu

Dark Mode
Anime TV “Dragon Ball Super: Beerus” Diumumkan, Versi Enhanced Akan Tayang Musim Gugur 2026 Larangan Merokok di Jalanan Osaka Picu Perbedaan Pendapat, Perokok Minta Area Tambahan Penggemar Padati Kebun Binatang Ueno untuk Perpisahan dengan Dua Panda Sebelum Dipulangkan ke China Prefektur Tottori Berlakukan Aturan Baru untuk Perintahkan Penghapusan Ujaran Diskriminatif di Media Sosial Ramai Wisatawan Muslim ke Jepang, Tapi Fasilitas Salat Masih Jadi Tantangan Kebakaran Hutan di Yamanashi Berhasil Dikendalikan Setelah Lebih dari 16 Hari

News

Penggemar Padati Kebun Binatang Ueno untuk Perpisahan dengan Dua Panda Sebelum Dipulangkan ke China

badge-check


					Penggemar Padati Kebun Binatang Ueno untuk Perpisahan dengan Dua Panda Sebelum Dipulangkan ke China Perbesar

Para penggemar panda memadati Kebun Binatang Ueno di Tokyo pada hari Minggu untuk mengucapkan selamat tinggal kepada dua bintang utamanya  dua panda yang akan dipulangkan ke China pada akhir bulan ini.

Kepulangan panda kembar berusia empat tahun, Xiao Xiao dan Lei Lei, akan membuat Jepang tidak memiliki panda untuk pertama kalinya sejak 1972, sehingga mendorong ribuan orang mendaftar undian tiket demi kesempatan terakhir melihat mereka.

“Saya sudah datang sejak orang tua Xiao Xiao dan Lei Lei masih ada di sini,” ujar Machiko Seki, 54 tahun, seorang pekerja sektor keuangan. “Rasanya seperti satu kisah keluarga benar-benar berakhir.”

Meski rencana pemulangan panda ini sudah ditetapkan sejak lama, absennya panda dari Jepang belakangan ini juga dipandang sebagai cerminan memburuknya hubungan Jepang–China.

Pada November lalu, Perdana Menteri Sanae Takaichi menyatakan bahwa serangan China terhadap Taiwan secara hipotetis dapat memicu respons militer Jepang. Pernyataan itu memicu reaksi keras dari Beijing, yang mengklaim kedaulatan atas pulau demokratis tersebut.

Namun, ketegangan politik bukanlah fokus utama para pengunjung kebun binatang pada hari Minggu itu. Setiap pengunjung hanya diberi waktu satu menit untuk melihat panda.

“Panda-panda ini sudah memberi saya begitu banyak — energi, keberanian, dan ketenangan,” kata Seki. “Saya datang hari ini untuk mengungkapkan rasa terima kasih.”

Bahkan orang-orang yang tidak memenangkan undian tiket tetap datang ke lokasi.

“Hari ini saya tidak menang undian untuk melihat panda, jadi tidak bisa melihat mereka secara langsung,” ujar Akiko Kawakami, 49 tahun, seorang ibu rumah tangga.
“Saya datang ke sini karena ingin menghirup udara yang sama dengan para panda.”

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Larangan Merokok di Jalanan Osaka Picu Perbedaan Pendapat, Perokok Minta Area Tambahan

26 January 2026 - 12:30 WIB

Prefektur Tottori Berlakukan Aturan Baru untuk Perintahkan Penghapusan Ujaran Diskriminatif di Media Sosial

26 January 2026 - 11:10 WIB

Ramai Wisatawan Muslim ke Jepang, Tapi Fasilitas Salat Masih Jadi Tantangan

26 January 2026 - 10:10 WIB

Kebakaran Hutan di Yamanashi Berhasil Dikendalikan Setelah Lebih dari 16 Hari

26 January 2026 - 07:37 WIB

China Pantau Ketat Pemilu Kilat Jepang di Tengah Memanasnya Hubungan Diplomatik

24 January 2026 - 18:30 WIB

Trending on News