Menu

Dark Mode
Pokémon FireRed & LeafGreen Resmi Hadir di Nintendo Switch pada Pokémon Day 2026 Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang Honda Luncurkan Motor Listrik Murah yang Bisa Dikendarai dengan SIM Moped Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang Anime The Villager of Level 999 Rilis PV Perdana, Tayang Juli 2026 Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

News

Penyelenggara Asian Games 2026 di Jepang Diminta Persiapan Besar oleh OCA

badge-check


					Penyelenggara Asian Games 2026 di Jepang Diminta Persiapan Besar oleh OCA Perbesar

Dewan Olimpiade Asia (OCA) telah meminta penyelenggara Jepang untuk Asian Games 2026 agar membuat perbaikan signifikan dalam persiapan mereka, menurut sumber yang mengetahui masalah ini pada hari Senin.

Prefektur Aichi dan Nagoya, ibu kotanya, dijadwalkan menjadi tuan rumah Asian Games yang akan digelar dari 19 September hingga 4 Oktober 2026. Namun, OCA menyatakan bahwa panitia penyelenggara tidak mematuhi kontrak kota tuan rumah.

OCA menuntut perbaikan di lebih dari 10 area, termasuk akomodasi dan transportasi bagi atlet serta staf tim, ungkap sumber tersebut.

Frustrasi dengan pengelolaan situasi oleh panitia, OCA sempat mengindikasikan kemungkinan pencabutan hak tuan rumah dan bahkan dalam pembicaraan internal menyebutkan calon pengganti untuk Jepang sebagai tuan rumah, menurut sumber.

Acara ini membutuhkan akomodasi bagi maksimum 15.000 atlet, termasuk mereka yang bertanding di Tokyo dan area lain di Jepang. Namun, panitia membatalkan pembangunan perkampungan atlet berskala besar di Aichi sebagai bagian dari langkah penghematan biaya.

Sebagai gantinya, OCA meminta panitia meninjau kembali rencana akomodasi mereka dan memastikan setidaknya 7.000 atlet dapat ditempatkan di satu lokasi. Rencana saat ini melibatkan sekitar 4.000 atlet tinggal di kapal pesiar dan 2.000 lainnya di rumah kontainer yang akan dibangun di sepanjang pantai.

Biaya total penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games diperkirakan bisa melonjak hingga lebih dari 200 miliar yen (sekitar Rp20 triliun) dari estimasi awal sebesar 100 miliar yen.

“Selain rencana akomodasi, ada banyak hal lain yang tidak disukai oleh OCA,” kata salah satu pejabat panitia.

OCA, panitia penyelenggara, dan Komite Olimpiade Jepang telah menandatangani memorandum yang tidak biasa, bertanggal Jumat lalu, yang menyatakan bahwa penyelenggara akan mematuhi kontrak kota tuan rumah.

Memorandum tersebut mencakup klausul yang menyebutkan bahwa penyelenggara dapat dikenakan penalti jika mereka tidak memenuhi kewajiban mereka.

Sc : Kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang

21 February 2026 - 10:10 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

20 February 2026 - 14:10 WIB

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran

20 February 2026 - 10:10 WIB

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News