Menu

Dark Mode
Onimusha: Way of the Sword Akan Rilis September, Demo Sudah Bisa Dicoba Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat

News

Penyelenggara Asian Games 2026 di Jepang Diminta Persiapan Besar oleh OCA

badge-check


					Penyelenggara Asian Games 2026 di Jepang Diminta Persiapan Besar oleh OCA Perbesar

Dewan Olimpiade Asia (OCA) telah meminta penyelenggara Jepang untuk Asian Games 2026 agar membuat perbaikan signifikan dalam persiapan mereka, menurut sumber yang mengetahui masalah ini pada hari Senin.

Prefektur Aichi dan Nagoya, ibu kotanya, dijadwalkan menjadi tuan rumah Asian Games yang akan digelar dari 19 September hingga 4 Oktober 2026. Namun, OCA menyatakan bahwa panitia penyelenggara tidak mematuhi kontrak kota tuan rumah.

OCA menuntut perbaikan di lebih dari 10 area, termasuk akomodasi dan transportasi bagi atlet serta staf tim, ungkap sumber tersebut.

Frustrasi dengan pengelolaan situasi oleh panitia, OCA sempat mengindikasikan kemungkinan pencabutan hak tuan rumah dan bahkan dalam pembicaraan internal menyebutkan calon pengganti untuk Jepang sebagai tuan rumah, menurut sumber.

Acara ini membutuhkan akomodasi bagi maksimum 15.000 atlet, termasuk mereka yang bertanding di Tokyo dan area lain di Jepang. Namun, panitia membatalkan pembangunan perkampungan atlet berskala besar di Aichi sebagai bagian dari langkah penghematan biaya.

Sebagai gantinya, OCA meminta panitia meninjau kembali rencana akomodasi mereka dan memastikan setidaknya 7.000 atlet dapat ditempatkan di satu lokasi. Rencana saat ini melibatkan sekitar 4.000 atlet tinggal di kapal pesiar dan 2.000 lainnya di rumah kontainer yang akan dibangun di sepanjang pantai.

Biaya total penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games diperkirakan bisa melonjak hingga lebih dari 200 miliar yen (sekitar Rp20 triliun) dari estimasi awal sebesar 100 miliar yen.

“Selain rencana akomodasi, ada banyak hal lain yang tidak disukai oleh OCA,” kata salah satu pejabat panitia.

OCA, panitia penyelenggara, dan Komite Olimpiade Jepang telah menandatangani memorandum yang tidak biasa, bertanggal Jumat lalu, yang menyatakan bahwa penyelenggara akan mematuhi kontrak kota tuan rumah.

Memorandum tersebut mencakup klausul yang menyebutkan bahwa penyelenggara dapat dikenakan penalti jika mereka tidak memenuhi kewajiban mereka.

Sc : Kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja

3 June 2026 - 16:10 WIB

WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen

3 June 2026 - 15:10 WIB

Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah

3 June 2026 - 12:10 WIB

Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi

3 June 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat

2 June 2026 - 18:10 WIB

Trending on News