Menu

Dark Mode
PM Sanae Takaichi Targetkan Penangguhan Pajak Konsumsi Makanan Selama Dua Tahun Jenazah Diduga Tiga Korban Helikopter Wisata Jatuh di Gunung Aso Ditemukan Krisis Demografi Hantam Kampus Swasta Jepang, 30% Terancam Krisis Keuangan pada 2040 Kosakata Jepang yang Sering Didengar dari Pengumuman Stasiun Manga Legendaris Shoujo “Red River” Dapat Adaptasi Anime, Tayang Musim Panas Tahun Ini Dead or Alive 6 Dapat Versi Baru! “Last Round” Rilis Juni, Support PS5, Xbox Series, & PC

News

Petugas Keamanan Bandara Haneda, Jepang Ditangkap karena Curi Uang Penumpang

badge-check


					Pict by TBS Perbesar

Pict by TBS

Seorang petugas keamanan berusia 21 tahun yang bertugas di Bandara Haneda, Tokyo, ditangkap polisi karena mencuri uang tunai milik penumpang saat pemeriksaan barang. Tersangka adalah Ryu Matsumoto (21), karyawan perusahaan keamanan yang mendapat kontrak dari maskapai penerbangan untuk melakukan pemeriksaan di bandara. Pada 15 September, ia telah dilimpahkan ke kejaksaan.

Menurut keterangan kepolisian, insiden terjadi pada 13 September sekitar pukul 18.30 di pos pemeriksaan domestik Terminal 1. Seorang penumpang pria berusia 30-an tahun meletakkan uang tunai sebesar 90.000 yen (sekitar Rp 9 juta) bersama barang bawaannya di baki pemeriksaan. Saat itu, Matsumoto yang bertugas mengarahkan penumpang, mengambil uang tersebut, memasukkannya ke saku kemeja, lalu menyembunyikannya di dalam gulungan kertas tisu toilet di kamar mandi bandara.

Aksi itu terbongkar setelah penumpang menyadari uangnya hilang dan melapor kepada petugas lain. Dari rekaman CCTV, polisi menemukan gerak-gerik mencurigakan tersangka hingga akhirnya menangkapnya.

Dalam pemeriksaan, Matsumoto mengaku bersalah dan mengatakan mencuri demi “menikmati sensasi” sekaligus menabung untuk biaya hidup. Ia juga mengaku sudah kelelahan dengan pekerjaannya dan berencana berhenti.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa sejak Agustus lalu telah sekitar 70–80 kali mencuri uang dari dompet penumpang yang diletakkan di baki pemeriksaan, dengan total mencapai 1,5 juta yen (sekitar Rp 150 juta). Polisi kini masih menyelidiki lebih lanjut kasus tersebut.

Sc : yomiuri,NHK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PM Sanae Takaichi Targetkan Penangguhan Pajak Konsumsi Makanan Selama Dua Tahun

19 February 2026 - 11:10 WIB

Jenazah Diduga Tiga Korban Helikopter Wisata Jatuh di Gunung Aso Ditemukan

19 February 2026 - 10:10 WIB

Krisis Demografi Hantam Kampus Swasta Jepang, 30% Terancam Krisis Keuangan pada 2040

19 February 2026 - 09:36 WIB

Jumlah Bunuh Diri di Jepang Turun di Bawah 20 Ribu pada 2025, Namun Kasus di Kalangan Pelajar Masih Tinggi

18 February 2026 - 15:10 WIB

Ketemu Jodoh di Dating App Makin Umum di Jepang, Tapi Kasus “Ngaku Jomblo Padahal Sudah Nikah” Ikut Meningkat

18 February 2026 - 15:10 WIB

Trending on News