Menu

Dark Mode
Jepang Siapkan Aturan Imigrasi Baru: Maskapai Wajib Tolak Penumpang Tanpa Izin Mulai 2028 Kebakaran Rumah di Timur Tokyo, Tiga Jenazah Ditemukan, Dua Anak Masih Hilang 20 Orang Terjebak di Lift Tokyo Skytree Lebih dari 5 Jam, Menara Ditutup Sementara Manga Balas Dendam Smiling Nemesis Resmi Tamat Maret Ini, Tinggal Satu Chapter Lagi Drummer LUNA SEA, Shinya, Meninggal Dunia di Usia 56 Tahun Setelah Berjuang Melawan Kanker 23 Remaja Ditangkap Terkait Tawuran Besar Geng Motor di Tokyo, Libatkan 60 Orang

News

PM Jepang Beri Helm Samurai Emas untuk Presiden AS Donald Trump, Hadiah dari Prefektur Asalnya

badge-check


					PM Jepang Beri Helm Samurai Emas untuk Presiden AS Donald Trump, Hadiah dari Prefektur Asalnya Perbesar

Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, memberikan helm samurai emas kepada Presiden AS Donald Trump selama kunjungannya ke Washington untuk pertemuan puncak pertama mereka pada Jumat (7/2), menurut sumber pemerintah Jepang. Helm ini dibuat oleh perusahaan dari prefektur asal Ishiba di Jepang barat.

Ide pemberian ini muncul dari popularitas serial televisi AS pemenang penghargaan, Shogun, yang berlatar belakang sejarah Jepang tentang seorang panglima perang. Trump juga dikenal menyukai warna emas.

Helm samurai ini memiliki ukuran lebar 57 cm, tinggi 81 cm, dan kedalaman 48 cm, dengan harga 168.000 yen (Rp18 juta), menurut produsennya, Ningyouno Hanafusa Co., yang berbasis di Tottori.

Tomoya Hanafusa, presiden perusahaan, mengatakan bahwa mereka menerima pesanan helm samurai emas pada November tahun lalu dari Kementerian Luar Negeri Jepang. Saat itu, mereka hanya diberi tahu bahwa barang tersebut akan diberikan kepada VIP asing sebagai hadiah.

Hanafusa, yang baru mengetahui beberapa hari lalu bahwa hadiah itu untuk Trump, mengungkapkan rasa “sangat bersyukur dan bahagia” karena hadiah tersebut berasal dari perusahaan di prefektur asal perdana menteri, Tottori.

Sebelumnya, mantan Perdana Menteri Shinzo Abe juga memberikan hadiah tongkat golf emas kepada Trump saat pertemuan mereka di New York pada 2016, tak lama setelah Trump memenangkan pemilihan presiden AS.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Siapkan Aturan Imigrasi Baru: Maskapai Wajib Tolak Penumpang Tanpa Izin Mulai 2028

24 February 2026 - 11:10 WIB

Kebakaran Rumah di Timur Tokyo, Tiga Jenazah Ditemukan, Dua Anak Masih Hilang

24 February 2026 - 10:10 WIB

20 Orang Terjebak di Lift Tokyo Skytree Lebih dari 5 Jam, Menara Ditutup Sementara

24 February 2026 - 06:24 WIB

23 Remaja Ditangkap Terkait Tawuran Besar Geng Motor di Tokyo, Libatkan 60 Orang

23 February 2026 - 14:10 WIB

Prefektur Mie Siapkan Denda hingga Rp50 Juta bagi Pelanggan yang Melecehkan Pegawai Toko dan Restoran

23 February 2026 - 11:10 WIB

Trending on News