Menu

Dark Mode
Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori Boruto: Two Blue Vortex Libur Terbit Bulan Ini, Chapter Baru Kembali September 71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi Manga Leviathan Bakal Diadaptasi Jadi Film Live-Action, Tayang 2027

News

PM Shigeru Ishiba Bertekad Wujudkan Konsensus Luas di Tengah Pemerintahan Minoritas

badge-check


					Shigeru Ishiba, a member of Japan's ruling Liberal Democratic Party (LDP), speaks during an interview with Reuters in Tokyo, Japan, August 6, 2024. REUTERS/Makiko Yamazaki Perbesar

Shigeru Ishiba, a member of Japan's ruling Liberal Democratic Party (LDP), speaks during an interview with Reuters in Tokyo, Japan, August 6, 2024. REUTERS/Makiko Yamazaki

Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, menyatakan komitmennya untuk membangun konsensus yang luas di antara partai-partai politik saat memimpin pemerintahan minoritas menuju tahun baru. Dalam pesan Tahun Baru yang dirilis pada 1 Januari, Ishiba menegaskan resolusinya untuk tahun 2025: “Membawa kemakmuran dan senyuman bagi semua orang.”

Koalisi yang dipimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) bersama mitranya, Komeito, saat ini tidak memiliki mayoritas di Dewan Rendah. Ishiba mengatakan pemerintah akan bekerja dengan sikap tulus dan rendah hati, mendengarkan pandangan partai oposisi demi melindungi keamanan dan keselamatan rakyat Jepang.

Tiga Prioritas Utama

Dalam sesi Diet reguler yang akan dimulai akhir Januari, tantangan utama pemerintah adalah memperoleh dukungan dari partai oposisi untuk proposal anggaran fiskal 2025 yang dimulai April. Ishiba menetapkan tiga kebijakan prioritas:

  1. Diplomasi dan keamanan nasional
  2. Revitalisasi daerah
  3. Keselamatan publik dan manajemen bencana

Ishiba menyoroti situasi internasional yang sulit, termasuk invasi Rusia ke Ukraina dan peluncuran rudal Korea Utara yang berulang kali. Ia menegaskan tekadnya untuk melindungi kepentingan nasional Jepang melalui kebijakan luar negeri dan pertahanan nasional yang saling melengkapi.

Fokus pada Revitalisasi Daerah

Revitalisasi daerah menjadi ciri khas kebijakan Ishiba. Ia berjanji mengatasi konsentrasi penduduk dan industri yang berlebihan di Tokyo, serta menciptakan Jepang yang menghubungkan daerah pedesaan dan perkotaan dengan cara yang menarik. “Saya ingin membangun masyarakat di mana setiap orang bisa mewujudkan kebahagiaan yang beragam,” katanya.

Sistem Keamanan Sosial dan Manajemen Bencana

Ishiba juga berencana membangun sistem jaminan sosial yang memberikan rasa aman untuk masa depan. Sebagai bagian dari upayanya dalam manajemen bencana, ia akan mendirikan Badan Manajemen Bencana pada fiskal 2026 untuk mempersiapkan negara menghadapi potensi bencana.

Dengan tantangan pemerintahan minoritas, Ishiba optimis dapat mencapai tujuan ini melalui kolaborasi lintas partai yang inklusif.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Turis Asing Diserang Beruang Saat Berjalan di Dekat Danau Towada, Aomori

24 August 2026 - 13:10 WIB

71,7% Warga Jepang Khawatir Kondisi Keuangan Negara Memburuk Usai Pajak Makanan Dipangkas

24 August 2026 - 10:10 WIB

Warga Asing di Kumamoto Kesulitan Dapat Informasi Gempa, Hanya 3 dari 19 Kota Punya Layanan Khusus

24 August 2026 - 07:07 WIB

Menyamar Jadi Orang Asing, Pria Jepang Mencoba Merampok Sebuah Konbini di Gunma Berhasil Ditangkap Polisi

22 August 2026 - 13:28 WIB

Kereta Ekspres Tabrak Pekerja di Jalur Rel Tochigi, 4 Orang Dilaporkan Tewas

21 August 2026 - 12:10 WIB

Trending on News