Menu

Dark Mode
Jepang Kirim 3 Helikopter Chinook untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Jepang Keluarkan Peringatan Hujan Lebat Khusus, Warga Diminta Waspada Kondisi Mengancam Nyawa JR Kyushu Umumkan Shinkansen Kyushu Akan Beroperasi Penuh Lagi 18 September Dua Pria Bertopeng Gasak Jam Tangan Mewah Senilai Rp21 Miliar dalam Hitungan Detik di Pusat Perbelanjaan Anime Tokyo Seniman Legendaris Jepang Yayoi Kusama Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun Terminal 1 Haneda Diperluas Seiring Meningkatnya Aktivitas Penerbangan

News

PM Shigeru Ishiba Bertekad Wujudkan Konsensus Luas di Tengah Pemerintahan Minoritas

badge-check


					Shigeru Ishiba, a member of Japan's ruling Liberal Democratic Party (LDP), speaks during an interview with Reuters in Tokyo, Japan, August 6, 2024. REUTERS/Makiko Yamazaki Perbesar

Shigeru Ishiba, a member of Japan's ruling Liberal Democratic Party (LDP), speaks during an interview with Reuters in Tokyo, Japan, August 6, 2024. REUTERS/Makiko Yamazaki

Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, menyatakan komitmennya untuk membangun konsensus yang luas di antara partai-partai politik saat memimpin pemerintahan minoritas menuju tahun baru. Dalam pesan Tahun Baru yang dirilis pada 1 Januari, Ishiba menegaskan resolusinya untuk tahun 2025: “Membawa kemakmuran dan senyuman bagi semua orang.”

Koalisi yang dipimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) bersama mitranya, Komeito, saat ini tidak memiliki mayoritas di Dewan Rendah. Ishiba mengatakan pemerintah akan bekerja dengan sikap tulus dan rendah hati, mendengarkan pandangan partai oposisi demi melindungi keamanan dan keselamatan rakyat Jepang.

Tiga Prioritas Utama

Dalam sesi Diet reguler yang akan dimulai akhir Januari, tantangan utama pemerintah adalah memperoleh dukungan dari partai oposisi untuk proposal anggaran fiskal 2025 yang dimulai April. Ishiba menetapkan tiga kebijakan prioritas:

  1. Diplomasi dan keamanan nasional
  2. Revitalisasi daerah
  3. Keselamatan publik dan manajemen bencana

Ishiba menyoroti situasi internasional yang sulit, termasuk invasi Rusia ke Ukraina dan peluncuran rudal Korea Utara yang berulang kali. Ia menegaskan tekadnya untuk melindungi kepentingan nasional Jepang melalui kebijakan luar negeri dan pertahanan nasional yang saling melengkapi.

Fokus pada Revitalisasi Daerah

Revitalisasi daerah menjadi ciri khas kebijakan Ishiba. Ia berjanji mengatasi konsentrasi penduduk dan industri yang berlebihan di Tokyo, serta menciptakan Jepang yang menghubungkan daerah pedesaan dan perkotaan dengan cara yang menarik. “Saya ingin membangun masyarakat di mana setiap orang bisa mewujudkan kebahagiaan yang beragam,” katanya.

Sistem Keamanan Sosial dan Manajemen Bencana

Ishiba juga berencana membangun sistem jaminan sosial yang memberikan rasa aman untuk masa depan. Sebagai bagian dari upayanya dalam manajemen bencana, ia akan mendirikan Badan Manajemen Bencana pada fiskal 2026 untuk mempersiapkan negara menghadapi potensi bencana.

Dengan tantangan pemerintahan minoritas, Ishiba optimis dapat mencapai tujuan ini melalui kolaborasi lintas partai yang inklusif.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Kirim 3 Helikopter Chinook untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

29 August 2026 - 12:58 WIB

Jepang Keluarkan Peringatan Hujan Lebat Khusus, Warga Diminta Waspada Kondisi Mengancam Nyawa

28 August 2026 - 15:10 WIB

JR Kyushu Umumkan Shinkansen Kyushu Akan Beroperasi Penuh Lagi 18 September

28 August 2026 - 14:10 WIB

Dua Pria Bertopeng Gasak Jam Tangan Mewah Senilai Rp21 Miliar dalam Hitungan Detik di Pusat Perbelanjaan Anime Tokyo

28 August 2026 - 13:10 WIB

Seniman Legendaris Jepang Yayoi Kusama Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun

28 August 2026 - 10:10 WIB

Trending on News