Menu

Dark Mode
6 Pendaki Tewas di Gunung Fuji Selama Musim Pendakian 2026 Shibuya Tokyo Ingatkan Turis untuk Tidak Buang Sampah Sembarangan di Kotak Daur Ulang Anime Pendek Rilakkuma Umumkan Season 3 Resident Evil 2, 3, dan 4 Remake Akan Hadir di Switch 2 Oktober Jepang Pertimbangkan Buka Lapangan Kerja Satpam bagi Pekerja Asing Mulai 2027 Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun

News

PM Shigeru Ishiba Bertekad Wujudkan Konsensus Luas di Tengah Pemerintahan Minoritas

badge-check


					Shigeru Ishiba, a member of Japan's ruling Liberal Democratic Party (LDP), speaks during an interview with Reuters in Tokyo, Japan, August 6, 2024. REUTERS/Makiko Yamazaki Perbesar

Shigeru Ishiba, a member of Japan's ruling Liberal Democratic Party (LDP), speaks during an interview with Reuters in Tokyo, Japan, August 6, 2024. REUTERS/Makiko Yamazaki

Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, menyatakan komitmennya untuk membangun konsensus yang luas di antara partai-partai politik saat memimpin pemerintahan minoritas menuju tahun baru. Dalam pesan Tahun Baru yang dirilis pada 1 Januari, Ishiba menegaskan resolusinya untuk tahun 2025: “Membawa kemakmuran dan senyuman bagi semua orang.”

Koalisi yang dipimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) bersama mitranya, Komeito, saat ini tidak memiliki mayoritas di Dewan Rendah. Ishiba mengatakan pemerintah akan bekerja dengan sikap tulus dan rendah hati, mendengarkan pandangan partai oposisi demi melindungi keamanan dan keselamatan rakyat Jepang.

Tiga Prioritas Utama

Dalam sesi Diet reguler yang akan dimulai akhir Januari, tantangan utama pemerintah adalah memperoleh dukungan dari partai oposisi untuk proposal anggaran fiskal 2025 yang dimulai April. Ishiba menetapkan tiga kebijakan prioritas:

  1. Diplomasi dan keamanan nasional
  2. Revitalisasi daerah
  3. Keselamatan publik dan manajemen bencana

Ishiba menyoroti situasi internasional yang sulit, termasuk invasi Rusia ke Ukraina dan peluncuran rudal Korea Utara yang berulang kali. Ia menegaskan tekadnya untuk melindungi kepentingan nasional Jepang melalui kebijakan luar negeri dan pertahanan nasional yang saling melengkapi.

Fokus pada Revitalisasi Daerah

Revitalisasi daerah menjadi ciri khas kebijakan Ishiba. Ia berjanji mengatasi konsentrasi penduduk dan industri yang berlebihan di Tokyo, serta menciptakan Jepang yang menghubungkan daerah pedesaan dan perkotaan dengan cara yang menarik. “Saya ingin membangun masyarakat di mana setiap orang bisa mewujudkan kebahagiaan yang beragam,” katanya.

Sistem Keamanan Sosial dan Manajemen Bencana

Ishiba juga berencana membangun sistem jaminan sosial yang memberikan rasa aman untuk masa depan. Sebagai bagian dari upayanya dalam manajemen bencana, ia akan mendirikan Badan Manajemen Bencana pada fiskal 2026 untuk mempersiapkan negara menghadapi potensi bencana.

Dengan tantangan pemerintahan minoritas, Ishiba optimis dapat mencapai tujuan ini melalui kolaborasi lintas partai yang inklusif.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

6 Pendaki Tewas di Gunung Fuji Selama Musim Pendakian 2026

14 September 2026 - 14:10 WIB

Jepang Pertimbangkan Buka Lapangan Kerja Satpam bagi Pekerja Asing Mulai 2027

12 September 2026 - 12:10 WIB

Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun

12 September 2026 - 10:10 WIB

China Naikkan Biaya Visa untuk Warga Jepang hingga 7 Kali Lipat

12 September 2026 - 07:00 WIB

JSDF Kerahkan Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

11 September 2026 - 13:35 WIB

Trending on News