Menu

Dark Mode
AS Diduga Ikut Bantu Jepang Menahan Pelemahan Yen, Kurs Langsung Menguat Tajam Manga Sins of Kujo Resmi Diadaptasi Jadi Film Live Action, Tayang Januari 2027 Jepang Kembangkan Kembang Api Ramah Lingkungan, Sisa Ledakannya Bisa Larut dalam Sehari Bandai Namco Umumkan Remaster Super Robot Wars Z II: Hakai-hen Survey : Orang Indonesia Ternyata Termasuk salah Satu Paling Banyak Makan Nasi Saat Berada di Jepang WNI di Kumamoto Saling Bantu dengan Warga Jepang Usai Gempa, Bertahan di Pengungsian Tanpa Listrik dan Air

News

PM Shigeru Ishiba Bertekad Wujudkan Konsensus Luas di Tengah Pemerintahan Minoritas

badge-check


					Shigeru Ishiba, a member of Japan's ruling Liberal Democratic Party (LDP), speaks during an interview with Reuters in Tokyo, Japan, August 6, 2024. REUTERS/Makiko Yamazaki Perbesar

Shigeru Ishiba, a member of Japan's ruling Liberal Democratic Party (LDP), speaks during an interview with Reuters in Tokyo, Japan, August 6, 2024. REUTERS/Makiko Yamazaki

Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, menyatakan komitmennya untuk membangun konsensus yang luas di antara partai-partai politik saat memimpin pemerintahan minoritas menuju tahun baru. Dalam pesan Tahun Baru yang dirilis pada 1 Januari, Ishiba menegaskan resolusinya untuk tahun 2025: “Membawa kemakmuran dan senyuman bagi semua orang.”

Koalisi yang dipimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) bersama mitranya, Komeito, saat ini tidak memiliki mayoritas di Dewan Rendah. Ishiba mengatakan pemerintah akan bekerja dengan sikap tulus dan rendah hati, mendengarkan pandangan partai oposisi demi melindungi keamanan dan keselamatan rakyat Jepang.

Tiga Prioritas Utama

Dalam sesi Diet reguler yang akan dimulai akhir Januari, tantangan utama pemerintah adalah memperoleh dukungan dari partai oposisi untuk proposal anggaran fiskal 2025 yang dimulai April. Ishiba menetapkan tiga kebijakan prioritas:

  1. Diplomasi dan keamanan nasional
  2. Revitalisasi daerah
  3. Keselamatan publik dan manajemen bencana

Ishiba menyoroti situasi internasional yang sulit, termasuk invasi Rusia ke Ukraina dan peluncuran rudal Korea Utara yang berulang kali. Ia menegaskan tekadnya untuk melindungi kepentingan nasional Jepang melalui kebijakan luar negeri dan pertahanan nasional yang saling melengkapi.

Fokus pada Revitalisasi Daerah

Revitalisasi daerah menjadi ciri khas kebijakan Ishiba. Ia berjanji mengatasi konsentrasi penduduk dan industri yang berlebihan di Tokyo, serta menciptakan Jepang yang menghubungkan daerah pedesaan dan perkotaan dengan cara yang menarik. “Saya ingin membangun masyarakat di mana setiap orang bisa mewujudkan kebahagiaan yang beragam,” katanya.

Sistem Keamanan Sosial dan Manajemen Bencana

Ishiba juga berencana membangun sistem jaminan sosial yang memberikan rasa aman untuk masa depan. Sebagai bagian dari upayanya dalam manajemen bencana, ia akan mendirikan Badan Manajemen Bencana pada fiskal 2026 untuk mempersiapkan negara menghadapi potensi bencana.

Dengan tantangan pemerintahan minoritas, Ishiba optimis dapat mencapai tujuan ini melalui kolaborasi lintas partai yang inklusif.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

AS Diduga Ikut Bantu Jepang Menahan Pelemahan Yen, Kurs Langsung Menguat Tajam

3 August 2026 - 17:10 WIB

Manga Sins of Kujo Resmi Diadaptasi Jadi Film Live Action, Tayang Januari 2027

3 August 2026 - 16:10 WIB

Survey : Orang Indonesia Ternyata Termasuk salah Satu Paling Banyak Makan Nasi Saat Berada di Jepang

3 August 2026 - 10:10 WIB

WNI di Kumamoto Saling Bantu dengan Warga Jepang Usai Gempa, Bertahan di Pengungsian Tanpa Listrik dan Air

1 August 2026 - 14:27 WIB

Kereta Shinkansen Baru Buatan Jepang Resmi Dikirim ke Taiwan, Siap Beroperasi pada 2027

31 July 2026 - 16:10 WIB

Trending on News