Menu

Dark Mode
Kyoto Siapkan Tarif Bus Lebih Mahal untuk Turis, Bisa Dua Kali Lipat dari Warga Lokal Komposer Game Jepang Shigeru Ikeda Meninggal Dunia di Usia 57 Tahun WN Jepang Ditahan di Teheran Sejak Januari, Pemerintah Jepang Desak Iran Segera Bebaskan Shinchan Ketemu Maruko! Dua Manga Legendaris Jepang Resmi Crossover Setelah Puluhan Tahun Pemerintah Daerah Ibaraki Siap Kasih Imbalan Tunai Bagi yang Melapor Pekerja Asing Ilegal Jepang Murka: China Masukkan 20 Perusahaan Pertahanan Jepang ke Daftar Larangan Ekspor

News

Polisi di Jepang Uji AI Pembuat Sketsa Wajah Tersangka, Cukup 10 Menit

badge-check


					Polisi di Jepang Uji AI Pembuat Sketsa Wajah Tersangka, Cukup 10 Menit Perbesar

Kepolisian Jepang di Prefektur Aichi bekerja sama dengan sebuah universitas setempat serta NTT Data Group Corp. mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membuat sketsa wajah tersangka. Sistem ini dirancang agar proses pembuatan gambar menjadi lebih cepat dan bisa dilakukan bahkan oleh orang yang tidak memiliki kemampuan menggambar.

Sistem tersebut rencananya akan diuji coba mulai April 2026 hingga September 2027. Namun hingga saat ini, pihak kepolisian Aichi belum mengumumkan kapan sistem ini akan mulai digunakan secara resmi dalam tugas kepolisian sehari-hari.

Pada pertengahan Desember lalu, mahasiswa dari University of Human Environments mencoba prototipe sistem ini di markas kepolisian Nagoya. Mereka diminta melihat wajah seorang polisi yang berperan sebagai tersangka selama sekitar 30 detik. Setelah itu, mereka memasukkan informasi dasar seperti jenis kelamin, perkiraan usia, ukuran hidung, dan gaya rambut.

Sistem AI kemudian menghasilkan empat gambar wajah berbeda. Para mahasiswa memilih gambar yang paling mirip dengan wajah yang mereka lihat, lalu melakukan sedikit penyesuaian. Seluruh proses pembuatan sketsa hanya memakan waktu sekitar 10 menit.

“Susah, tapi saya bisa membuat sketsa yang cukup mirip dengan modelnya. Saya berharap sistem ini bisa dimanfaatkan untuk mempercepat penangkapan tersangka,” ujar Kaho Hibino, mahasiswa berusia 22 tahun.

Sementara itu, Yoshihiro Aoyama, kepala unit siber kepolisian Aichi, mengatakan bahwa penggunaan AI ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja kepolisian.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kyoto Siapkan Tarif Bus Lebih Mahal untuk Turis, Bisa Dua Kali Lipat dari Warga Lokal

27 February 2026 - 10:10 WIB

WN Jepang Ditahan di Teheran Sejak Januari, Pemerintah Jepang Desak Iran Segera Bebaskan

26 February 2026 - 15:10 WIB

Pemerintah Daerah Ibaraki Siap Kasih Imbalan Tunai Bagi yang Melapor Pekerja Asing Ilegal

26 February 2026 - 12:10 WIB

Jepang Murka: China Masukkan 20 Perusahaan Pertahanan Jepang ke Daftar Larangan Ekspor

26 February 2026 - 11:10 WIB

Tokyo Skytree Dibuka Kembali Kamis Usai Insiden Lift Terjebak

26 February 2026 - 10:10 WIB

Trending on News