Polisi Tokyo berencana menangkap seorang wanita berusia 30-an dan pasangannya yang berusia 20-an pada Selasa ini, atas dugaan menyiksa anak perempuan sang wanita dengan hanya memberinya makan sekali sehari, hingga mengalami malnutrisi parah.
Keduanya sebelumnya telah ditangkap karena tindakan kekerasan terhadap anak-anak lain yang tinggal bersama mereka. Polisi kini mencurigai bahwa anak perempuan tersebut juga menjadi korban kekerasan berulang.
Menurut sumber penyelidikan, pasangan itu membatasi jatah makan dan tidak memberikan perawatan medis, meski mengetahui anak tersebut tidak bisa berjalan sendiri sejak pertengahan Juli karena kekurangan gizi.
Kasus ini terungkap setelah petugas pusat konsultasi kesejahteraan anak menerima laporan dari seorang pengasuh sepulang sekolah, yang melihat kondisi anak itu sangat lemah pada awal Agustus di rumah kenalan pasangan tersebut.
Dalam penggeledahan bulan September, polisi menemukan rekaman kamera keamanan dan ponsel yang menunjukkan tindakan kekerasan terhadap anak-anak lain, dan pasangan itu pun ditangkap pada Oktober.
Sc : mainichi







