Menu

Dark Mode
Kata Jepang yang Dipakai Saat Memesan Minuman Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban 3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal Bus Kota Kyoto Ubah Sistem Naik-Turun Penumpang Demi Atasi Overcrowding Turis Anime Marriage Toxin Resmi Tayang Mulai 7 April, Produksi Studio BONES Film

News

Rekor Wisatawan Asing ke Jepang Tembus 39 Juta, Kunjungan dari Turis China Anjlok Drastis karena Ketegangan Diplomatik

badge-check


					Rekor Wisatawan Asing ke Jepang Tembus 39 Juta, Kunjungan dari Turis China Anjlok Drastis karena Ketegangan Diplomatik Perbesar

Jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang pada November meningkat 10,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 3,52 juta orang. Dengan capaian ini, total kunjungan sepanjang tahun ini sudah melampaui rekor tahunan tahun lalu, meskipun pertumbuhan wisatawan asal China melambat tajam akibat memburuknya hubungan diplomatik, menurut data pemerintah yang dirilis pada Rabu.

Total kunjungan wisatawan asing dalam 11 bulan pertama tahun 2025 mencapai 39,07 juta orang. Angka ini telah melampaui rekor setahun penuh sebelumnya sebesar 36,87 juta yang dicatat pada 2024, berdasarkan data dari Japan National Tourism Organization. Kondisi ini meningkatkan kemungkinan total kunjungan sepanjang tahun 2025 akan menembus angka 40 juta.

Lonjakan tersebut didorong oleh peningkatan wisatawan dari berbagai wilayah seiring melemahnya nilai yen. Wisatawan dari 19 pasar, termasuk Korea Selatan, Taiwan, dan Amerika Serikat, mencatatkan rekor kunjungan tertinggi untuk bulan November.

Sebaliknya, jumlah wisatawan asal China hanya naik 3,0 persen pada November dibandingkan tahun sebelumnya, jauh melambat dari kenaikan 22,8 persen pada Oktober. Perlambatan ini terjadi setelah pemerintah China pada 14 November mengimbau warganya untuk menghindari perjalanan ke Jepang.

Imbauan tersebut muncul menyusul pernyataan Perdana Menteri Sanae Takaichi terkait kemungkinan keterlibatan Jepang dalam situasi darurat di Taiwan, yang memicu ketegangan diplomatik antara kedua negara. Dampak lanjutan dari memburuknya hubungan ini berpotensi membuat pertumbuhan jumlah wisatawan Jepang secara tahunan berubah menjadi negatif dalam beberapa bulan ke depan, akibat pembatalan penerbangan dan akomodasi.

Komisaris Shigeki Murata mengatakan dalam konferensi pers bahwa pihaknya memantau dengan saksama perkembangan terkait perjalanan wisata dari China, sembari menyatakan harapan agar total jumlah wisatawan tetap meningkat dengan menarik lebih banyak pengunjung dari negara lain.

Dilihat berdasarkan negara dan wilayah, jumlah wisatawan asal China pada periode Januari hingga November meningkat 37,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 8,77 juta orang, menjadikannya pangsa terbesar sekitar 20 persen dari total kunjungan. Posisi berikutnya ditempati Korea Selatan dengan 8,49 juta pengunjung atau naik 6,7 persen, serta Taiwan dengan 6,18 juta pengunjung atau naik 11,2 persen.

Untuk bulan November saja, Korea Selatan menjadi penyumbang wisatawan terbanyak dengan 824.500 orang atau naik 10 persen, disusul China dengan 562.600 orang, dan Taiwan dengan 542.400 orang atau naik 11,1 persen, seiring musim gugur dan pemandangan daun momiji di Jepang.

Sementara itu, jumlah wisatawan dari Hong Kong menurun 8,6 persen menjadi 207.600 orang, setelah wilayah tersebut mengimbau warganya agar berhati-hati saat bepergian ke Jepang.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pekerja Tewas Terbakar dalam Tradisi Pembakaran Padang Rumput di Yamaguchi

16 February 2026 - 15:10 WIB

Jepang Minta Data Kewarganegaraan Penghuni Asing Rumah Susun, Alasan Evakuasi dan Ketertiban

16 February 2026 - 14:10 WIB

3 Anak Remaja di Daerah Dotonbori Osaka Jadi Korban Penusukan, 1 Orang Meninggal

16 February 2026 - 11:10 WIB

Bus Kota Kyoto Ubah Sistem Naik-Turun Penumpang Demi Atasi Overcrowding Turis

16 February 2026 - 10:10 WIB

Kagoshima Kucurkan Rp3,5 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata, Wisatawan Asing Jadi Kunci

14 February 2026 - 16:10 WIB

Trending on News