Bunga sakura mulai bermekaran di kota Kofu, Gifu, dan Kochi pada Senin, lebih awal dibandingkan banyak wilayah lain di Jepang. Hal ini diumumkan oleh observatorium meteorologi setempat.
Di Kofu, yang berada di Yamanashi Prefecture di sebelah barat Tokyo, mekarnya sakura tahun ini tercatat sebagai yang paling awal sejak pencatatan dimulai pada 1953. Mekarnya bunga terjadi sembilan hari lebih cepat dibanding tahun lalu dan 10 hari lebih cepat dari rata-rata tahunan.
Sementara itu, sakura di Gifu mekar sembilan hari lebih awal dibanding tahun lalu dan rata-rata, sedangkan di Kochi mekar enam hari lebih cepat dari tahun lalu dan tujuh hari lebih awal dari rata-rata.
Sekitar pukul 10 pagi, pohon contoh (specimen tree) di Kochi Castle dipastikan telah memiliki lebih dari lima bunga, yang merupakan standar untuk menyatakan bahwa sakura telah resmi mulai mekar.
Ini juga menjadi tahun ketiga berturut-turut bagi Kochi mencatat mekarnya paling awal di Jepang untuk varietas sakura paling umum, yaitu Somei Yoshino.
Seorang pejabat observatorium meteorologi mengatakan bahwa curah hujan yang rendah dan durasi sinar matahari yang panjang menjadi faktor yang mendorong mekarnya sakura lebih cepat. Ia memperkirakan bunga akan mencapai puncak mekar dalam waktu sekitar satu minggu.
Seorang siswi SMA berusia 16 tahun, Koyumi Hamada, yang datang ke Kastil Kochi bersama teman-teman sekelasnya, mengatakan ia tidak sabar menunggu sakura mekar penuh. Ia berharap bisa segera melakukan hanami (piknik melihat sakura) bersama teman-temannya. 🌸
Sc : KN








