Menu

Dark Mode
Jepang Siap Lepas Cadangan Minyak 20 Hari, Antisipasi Krisis Selat Hormuz China Salip Jepang, Kini Jadi Pemasok Mobil Terbesar di Australia Maskot Gundam “Haro” Direncanakan Terbang ke ISS untuk Uji Robot Luar Angkasa Jepang Siapkan Program 3 Tahun untuk Bantu Generasi “Employment Ice Age” Film Horor Exit 8 Siap Tayang di Amerika Utara, Trailer Terakhir Dirilis Film Gundam Hathaway 2 Rilis Trailer Dub Inggris, Siap Tayang di Bioskop AS Mei

News

Seiring Meningkatnya Kasus Warga Asing, Polisi di Jepang Akan Izinkan Interogasi Tersangka dengan Penerjemah Jarak Jauh

badge-check


					Seiring Meningkatnya Kasus Warga Asing, Polisi di Jepang Akan Izinkan Interogasi Tersangka dengan Penerjemah Jarak Jauh Perbesar

Untuk mempercepat interogasi terhadap warga negara asing yang ditangkap, Badan Kepolisian Nasional Jepang telah merevisi peraturan yang sebelumnya mewajibkan kehadiran langsung penerjemah di ruang interogasi. Mulai tanggal 1 bulan depan, penerjemah kini dapat memberikan bantuan secara jarak jauh melalui sambungan telepon dari lokasi lain.

Menurut Badan Kepolisian, sepanjang tahun lalu terdapat 21.794 kasus kejahatan yang melibatkan warga negara asing di seluruh Jepang, dengan jumlah pelaku yang ditangkap mencapai 12.170 orang. Meskipun jumlah ini menurun signifikan dibandingkan saat masa puncaknya, tren menunjukkan peningkatan seiring bertambahnya jumlah warga asing yang datang ke Jepang.

Selama ini, interogasi terhadap warga asing dilakukan secara langsung dengan bantuan sekitar 4.200 polisi dan staf kepolisian yang mampu berbahasa asing, serta sekitar 9.600 penerjemah sipil. Interogasi dilakukan secara tatap muka di ruang pemeriksaan, dan setelahnya tersangka diharuskan menandatangani serta membubuhkan cap pada dokumen pernyataan. Namun, dalam keadaan darurat atau untuk bahasa-bahasa minoritas, proses ini menyulitkan karena ketersediaan penerjemah terbatas.

Oleh karena itu, Badan Kepolisian telah mengubah peraturan dalam pedoman penyidikan kriminal, sehingga kini memungkinkan penerjemah yang tinggal jauh dari lokasi interogasi tetap bisa memberikan bantuan melalui sambungan telepon tanpa harus hadir secara langsung, dan tanpa memerlukan tanda tangan serta cap pada dokumen pernyataan.

Secara rinci, jika memungkinkan, interogasi dengan penerjemah tatap muka tetap menjadi prinsip dasar. Namun bila penerjemah tinggal di daerah jauh, mereka dapat datang ke kantor polisi terdekat dan dihubungkan dengan ruang interogasi melalui sambungan telepon untuk melakukan penerjemahan.

Peraturan baru ini akan diberlakukan mulai tanggal 1 bulan depan.

Sc : NHK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Siap Lepas Cadangan Minyak 20 Hari, Antisipasi Krisis Selat Hormuz

11 April 2026 - 18:00 WIB

China Salip Jepang, Kini Jadi Pemasok Mobil Terbesar di Australia

11 April 2026 - 14:30 WIB

Jepang Siapkan Program 3 Tahun untuk Bantu Generasi “Employment Ice Age”

11 April 2026 - 10:10 WIB

Survei: Kekhawatiran Remaja Jepang terhadap Imigrasi Meningkat Tajam

10 April 2026 - 10:10 WIB

Bukan Manusia, Polisi di Sebuah Kota di Jepang Ini Tunjuk Anjing Shiba Inu Jadi “Inspektur”

10 April 2026 - 07:16 WIB

Trending on News