Menu

Dark Mode
Terminal 1 Haneda Diperluas Seiring Meningkatnya Aktivitas Penerbangan Polisi Gerebek Petinggi Yakuza yang Sedang Berduaan di Hotel Bareng Aktris JAV Mulai November 2026, Sistem Tax Free Jepang Berubah: Wisatawan Harus Bayar Pajak Dulu WN Taiwan Ditangkap di Jepang, Diduga Merusak Batu Peninggalan di Kuil Nara Jepang Lanjutkan Subsidi BBM, Harga Dijaga Sekitar ¥170 per Liter SCANDAL Umumkan Akan Bubar pada 2027

News

Seiring Meningkatnya Kasus Warga Asing, Polisi di Jepang Akan Izinkan Interogasi Tersangka dengan Penerjemah Jarak Jauh

badge-check


					Seiring Meningkatnya Kasus Warga Asing, Polisi di Jepang Akan Izinkan Interogasi Tersangka dengan Penerjemah Jarak Jauh Perbesar

Untuk mempercepat interogasi terhadap warga negara asing yang ditangkap, Badan Kepolisian Nasional Jepang telah merevisi peraturan yang sebelumnya mewajibkan kehadiran langsung penerjemah di ruang interogasi. Mulai tanggal 1 bulan depan, penerjemah kini dapat memberikan bantuan secara jarak jauh melalui sambungan telepon dari lokasi lain.

Menurut Badan Kepolisian, sepanjang tahun lalu terdapat 21.794 kasus kejahatan yang melibatkan warga negara asing di seluruh Jepang, dengan jumlah pelaku yang ditangkap mencapai 12.170 orang. Meskipun jumlah ini menurun signifikan dibandingkan saat masa puncaknya, tren menunjukkan peningkatan seiring bertambahnya jumlah warga asing yang datang ke Jepang.

Selama ini, interogasi terhadap warga asing dilakukan secara langsung dengan bantuan sekitar 4.200 polisi dan staf kepolisian yang mampu berbahasa asing, serta sekitar 9.600 penerjemah sipil. Interogasi dilakukan secara tatap muka di ruang pemeriksaan, dan setelahnya tersangka diharuskan menandatangani serta membubuhkan cap pada dokumen pernyataan. Namun, dalam keadaan darurat atau untuk bahasa-bahasa minoritas, proses ini menyulitkan karena ketersediaan penerjemah terbatas.

Oleh karena itu, Badan Kepolisian telah mengubah peraturan dalam pedoman penyidikan kriminal, sehingga kini memungkinkan penerjemah yang tinggal jauh dari lokasi interogasi tetap bisa memberikan bantuan melalui sambungan telepon tanpa harus hadir secara langsung, dan tanpa memerlukan tanda tangan serta cap pada dokumen pernyataan.

Secara rinci, jika memungkinkan, interogasi dengan penerjemah tatap muka tetap menjadi prinsip dasar. Namun bila penerjemah tinggal di daerah jauh, mereka dapat datang ke kantor polisi terdekat dan dihubungkan dengan ruang interogasi melalui sambungan telepon untuk melakukan penerjemahan.

Peraturan baru ini akan diberlakukan mulai tanggal 1 bulan depan.

Sc : NHK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Terminal 1 Haneda Diperluas Seiring Meningkatnya Aktivitas Penerbangan

26 August 2026 - 18:10 WIB

Polisi Gerebek Petinggi Yakuza yang Sedang Berduaan di Hotel Bareng Aktris JAV

26 August 2026 - 16:14 WIB

Mulai November 2026, Sistem Tax Free Jepang Berubah: Wisatawan Harus Bayar Pajak Dulu

26 August 2026 - 16:14 WIB

WN Taiwan Ditangkap di Jepang, Diduga Merusak Batu Peninggalan di Kuil Nara

26 August 2026 - 12:10 WIB

Jepang Lanjutkan Subsidi BBM, Harga Dijaga Sekitar ¥170 per Liter

26 August 2026 - 10:10 WIB

Trending on News