Menu

Dark Mode
Film Live-Action Gundam Siap Syuting, Deretan Aktor Hollywood Ikut Gabung! Anime Tune In to the Midnight Heart Resmi Lanjut ke Season 2! Rusa “Nyasar” di Osaka Akhirnya Ditangkap, Tak Bisa Dipulangkan ke Nara Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungan Kenegaraan ke Jepang 29-31 Maret 2026 Harga BBM Jepang Turun Tajam Usai Tembus Rekor, Disubsidi Besar-Besaran Salah Orang Selama 16 Tahun, Pemerintah Kota di Jepang Minta Maaf Setelah Pungut Uang Pajak dari Orang yang Salah

Teknologi

Sekolah di Jepang Menggunakan Robot untuk Mendukung Siswa yang Sering Absen

badge-check


					Sekolah di Jepang Menggunakan Robot untuk Mendukung Siswa yang Sering Absen Perbesar

Siswa yang mengalami masalah absensi kronis kini dapat mengendalikan robot dari jarak jauh untuk menghadiri kelas, memungkinkan mereka tetap terhubung dan terlibat dalam kehidupan sekolah meskipun berada di rumah.

Guru-guru di Sekolah Dasar Honjo di Jepang mendemonstrasikan cara menggunakan robot telepresence Temi yang dibuat di AS pada 12 Desember.

Dilengkapi dengan kamera, speaker, mikrofon, dan layar sentuh, robot ini dapat dikendalikan oleh anak dari rumah melalui aplikasi di ponsel pintar.

Gambar anak tersebut akan muncul di layar di atas robot roda setinggi 1 meter, memungkinkan anak yang tidak hadir secara fisik untuk berinteraksi dengan siswa lain di kelas.

“Saya berharap melihat teman-teman di layar akan membuat siswa yang memiliki masalah kehadiran ingin tetap terlibat,” kata kepala guru Hideomi Nishikawa.

Sekolah Dasar Honjo memiliki program pembelajaran online khusus untuk siswa yang mengalami absensi jangka panjang.

Didanai oleh subsidi pemerintah, pemerintah kota telah menerjunkan dua robot Temi, satu di Sekolah Dasar Honjo dan satu lagi di sekolah menengah pertama, untuk seorang siswa yang tidak dapat mengikuti kelas secara penuh karena sakit.

Menurut kementerian pendidikan, pada tahun ajaran yang berakhir pada Maret 2023, rekor 299.048 siswa sekolah dasar dan menengah di Jepang mengalami absensi kronis, meningkat 22,1 persen dari tahun sebelumnya.

Angka tersebut mencakup anak-anak yang tidak hadir sekolah karena masalah sosial, psikologis, dan emosional. Siswa yang menderita penyakit kronis tidak termasuk dalam kategori ini.

Meskipun robot telah digunakan sebagai alat pembelajaran jarak jauh untuk anak-anak yang sakit kronis, hanya sedikit sekolah yang mencoba menggunakan robot untuk mendukung siswa yang absen karena alasan lain, seperti kecemasan dan depresi.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Uji Coba AI untuk Deteksi Kanker Lewat X-ray, Beban Dokter Diharapkan Berkurang

25 March 2026 - 16:10 WIB

Polisi Jepang Rekomendasikan Aplikasi Pemblokir Panggilan untuk Cegah Penipuan Telepon

9 March 2026 - 16:10 WIB

Industri Pariwisata Jepang Dinilai Perlu Bangun Kepercayaan Lokal Sebelum Maksimalkan AI

7 March 2026 - 14:10 WIB

Mahasiswi Jepang Ciptakan Robot “Egois” agar Lansia Lebih Sering Keluar Rumah

6 March 2026 - 10:10 WIB

Startup Jepang Uji Terbang Mobil Terbang di Tokyo, Targetkan Operasi Komersial 2028

25 February 2026 - 13:10 WIB

Trending on Teknologi