Seniman kontemporer Jepang Yayoi Kusama meninggal dunia pada 14 Agustus di sebuah rumah sakit di Tokyo. Ia meninggal pada usia 97 tahun, demikian diumumkan oleh Yayoi Kusama Studio.
Kusama dikenal di seluruh dunia lewat karya seni dengan ciri khas motif titik-titik (polka dots), yang menghiasi lukisan, patung, hingga instalasi seninya. Karyanya telah dipamerkan di berbagai museum ternama di dunia.
Menurut pernyataan studionya, Kusama masih terus melukis hingga hari-hari terakhir hidupnya dan tidak pernah meletakkan kuasnya. Ia terus mengeksplorasi tema cinta abadi dan jiwa yang kekal melalui karyanya.
Kusama pernah mengatakan bahwa ia akan terus melukis hingga meninggal dunia. Sejak kecil, ia mengaku melihat dunia seolah dipenuhi oleh titik-titik, yang kemudian menjadi salah satu ciri paling ikonik dalam perjalanan seninya.
Pada 1957, Kusama pergi ke New York untuk mengejar karier sebagai seniman. Ia sempat mengalami masa sulit dan hidup dalam kemiskinan serta ketidakdikenalan selama bertahun-tahun, tetapi tetap mempertahankan gaya seninya.
Di masa tuanya, popularitas Kusama semakin mendunia. Karyanya bahkan berkolaborasi dengan berbagai merek dan produknya dikenal luas oleh masyarakat. Pada 2016, ia menerima Order of Culture, salah satu penghargaan tertinggi Jepang di bidang seni dan budaya.
Yayoi Kusama meninggalkan warisan besar dalam dunia seni kontemporer. Hingga akhir hayatnya, ia tetap berkarya dengan keyakinan bahwa seninya dapat terus memberi harapan dan kekuatan bagi banyak orang di masa depan.
Sc : JT








