Menu

Dark Mode
Jepang Siap Lepas Cadangan Minyak 20 Hari, Antisipasi Krisis Selat Hormuz China Salip Jepang, Kini Jadi Pemasok Mobil Terbesar di Australia Maskot Gundam “Haro” Direncanakan Terbang ke ISS untuk Uji Robot Luar Angkasa Jepang Siapkan Program 3 Tahun untuk Bantu Generasi “Employment Ice Age” Film Horor Exit 8 Siap Tayang di Amerika Utara, Trailer Terakhir Dirilis Film Gundam Hathaway 2 Rilis Trailer Dub Inggris, Siap Tayang di Bioskop AS Mei

News

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

badge-check


					Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini Perbesar

Sebuah survei terbaru di Jepang mengungkap bahwa hampir 80% siswa SMP dan SMA menggunakan alat kecerdasan buatan generatif seperti ChatGPT dan Gemini, baik secara “sering” maupun “sesekali”.

Survei ini dilakukan pada 1.200 pelajar di seluruh Jepang pada Januari 2026 oleh Kankō Gakuseifuku, sebuah perusahaan produsen seragam sekolah.

Hasilnya menunjukkan adanya perbedaan mencolok berdasarkan gender. Sebanyak 46,8% siswa perempuan mengaku sering menggunakan AI, lebih dari 10 poin persentase dibandingkan siswa laki-laki yang berada di angka 36,0%.

Lebih dari 70% responden menyebut alasan utama menggunakan AI generatif adalah untuk mengecek informasi terkait tugas sekolah. Namun, siswa SMP cenderung lebih sering memanfaatkan AI untuk keperluan non-akademik, seperti hiburan, hobi, atau sekadar bermain, dibandingkan siswa SMA.

Perbedaan paling signifikan antara siswa laki-laki dan perempuan terlihat pada penggunaan AI sebagai sarana konsultasi atau teman berbincang. Hampir setengah dari siswa perempuan (49,9%) mengatakan mereka menggunakan AI untuk meminta saran atau berbicara, lebih dari dua kali lipat dibandingkan siswa laki-laki yang hanya 23,0%. Temuan ini menunjukkan bahwa bagi sebagian pelajar, AI berperan sebagai alat untuk menyusun pikiran dan mencurahkan kekhawatiran pribadi.

Dalam konteks pembelajaran, tidak ditemukan perbedaan besar antara siswa SMP dan SMA maupun antara laki-laki dan perempuan. Lebih dari 60% pelajar menggunakan AI untuk mendapatkan petunjuk cara berpikir atau menyusun jawaban, sementara penggunaan lainnya mencakup mengedit dan memeriksa tulisan, serta mencari informasi. Sekitar 20% responden bahkan mengaku sepenuhnya bergantung pada AI untuk mendapatkan jawaban atau melakukan perhitungan.

Sementara itu, kurang dari 10% pelajar menyatakan tidak menggunakan AI untuk tugas sekolah, baik karena tidak terbiasa maupun karena dilarang oleh kebijakan sekolah. Survei ini juga menunjukkan bahwa pandangan sekolah terhadap penggunaan AI masih terbelah, terutama terkait sejauh mana teknologi ini boleh dimanfaatkan dalam kegiatan belajar.

Sc : nippon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Siap Lepas Cadangan Minyak 20 Hari, Antisipasi Krisis Selat Hormuz

11 April 2026 - 18:00 WIB

China Salip Jepang, Kini Jadi Pemasok Mobil Terbesar di Australia

11 April 2026 - 14:30 WIB

Jepang Siapkan Program 3 Tahun untuk Bantu Generasi “Employment Ice Age”

11 April 2026 - 10:10 WIB

Survei: Kekhawatiran Remaja Jepang terhadap Imigrasi Meningkat Tajam

10 April 2026 - 10:10 WIB

Bukan Manusia, Polisi di Sebuah Kota di Jepang Ini Tunjuk Anjing Shiba Inu Jadi “Inspektur”

10 April 2026 - 07:16 WIB

Trending on News