Menu

Dark Mode
Game Baru Sword Art Online: Echoes of Aincrad Umumkan Jadwal Rilis dan Detail Edisi Manga Kemono Jihen Akan Diadaptasi Jadi Pertunjukan Teater, Angkat Arc Tokyo Kasus Ganja di Jepang Capai Rekor Tertinggi 2025, Mayoritas Pelaku Anak Muda Ekspansi Bandara Narita Terancam Molor, Pemerintah Pertimbangkan Pengadaan Lahan Secara Paksa Harga Tiket Pesawat ANA, JAL Rute Internasional dari Jepang Diperkirakan Naik hingga 100% Akibat Lonjakan Harga BBM Jepang Uji Daur Ulang Popok Bekas Jadi Produk Baru, Solusi untuk Limbah dan Populasi Menua

Makanan

Starbucks Jepang Ganti Sedotan Kertas dengan Biomassa Ramah Lingkungan Mulai Januari

badge-check


					Starbucks Jepang Ganti Sedotan Kertas dengan Biomassa Ramah Lingkungan Mulai Januari Perbesar

Starbucks Coffee Japan Ltd. akan menggantikan sedotan kertas dengan sedotan berbahan dasar biomassa di seluruh gerainya mulai Januari, sebagai upaya untuk mengurangi limbah dan emisi hingga setengahnya pada tahun 2030.

Perusahaan kedai kopi besar ini berencana meningkatkan inisiatifnya melawan polusi mikroplastik dengan memperkenalkan sedotan ramah lingkungan di 32 gerai di Prefektur Okinawa pada 23 Januari. Sedotan baru ini akan digunakan untuk minuman dingin.

Starbucks bergabung dengan perusahaan lain di sektor layanan makanan dan minuman Jepang, seperti McDonald’s Jepang dan Skylark Holdings Co., yang telah mengganti sedotan plastik dengan alternatif ramah lingkungan.

Sedotan biomassa yang baru ini, dengan warna hijau gelap khas Starbucks, akan mulai diluncurkan di seluruh gerai di Jepang pada Maret, menurut perusahaan tersebut.

Sedotan baru ini dirancang lebih kuat dibandingkan sedotan kertas yang diperkenalkan pada Januari 2020 sebagai bagian dari upaya menangani polusi laut akibat limbah plastik.

Sedotan ini terbuat dari minyak nabati dan bukan bahan turunan minyak bumi, sehingga dapat terurai secara alami menjadi karbon dioksida dan air melalui mikroorganisme di air laut dan tanah.

Menurut Starbucks, penggunaan sedotan biopolimer ini akan mengurangi emisi karbon secara keseluruhan dibandingkan dengan sedotan kertas, serta mengurangi berat limbah sedotan hingga 50%.

“Kami bertujuan untuk mempromosikan praktik berkelanjutan dalam bisnis kami agar pelanggan dapat mendukung tujuan ini bersama kami,” ujar Takafumi Minaguchi, CEO Starbucks Coffee Japan, dalam sebuah pernyataan.

Sc : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Di Balik Tren Matcha Jepang Meledak di Pasar Global, Produk Tiruan dari China Banyak Bermunculan

6 January 2026 - 14:30 WIB

Nikuman dan Anman: Roti Kukus Favorit Saat Dingin Mulai Datang

22 December 2025 - 16:10 WIB

Hitsumabushi Asli Nagoya: Cara Makan Unagi Bertahap yang Unik dan Penuh Filosofi

18 December 2025 - 17:30 WIB

Karasumi: Telur Ikan yang Diasinkan dan Dijemur Jadi Delikates Tradisional Jepang

17 December 2025 - 09:41 WIB

Yatai: Kultur Street Food Kaki Lima Musiman yang Hangat di Jepang

19 November 2025 - 20:00 WIB

Trending on Culture