Menu

Dark Mode
Jun Matsumoto Resmi Bergabung di Live-Action Chiruran: Shinsengumi Requiem, Tayang Maret Cara Memilih Lokasi Hotel Jepang yang Benar-benar Strategis Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini Kata Jepang di Konbini yang Sering Bikin Orang Asing Bingung Anime Orisinal Candy Caries Ungkap Teaser Kedua, Daftar Pengisi Suara, dan Jadwal Tayang April Jepang Longgarkan Kuota Mahasiswa Asing, Tiga Universitas Top Dapat Izin Khusus

News

Tim Gabungan Jepang-Indonesia Temukan Jenazah Dua Tentara Jepang Korban Perang Dunia II di Pulau Wakde

badge-check


					Tim Gabungan Jepang-Indonesia Temukan Jenazah Dua Tentara Jepang Korban Perang Dunia II di Pulau Wakde Perbesar

Tim gabungan Jepang dan Indonesia melakukan survei kolaboratif pertama untuk menemukan jenazah tentara Jepang yang gugur di Pulau Wakde, Indonesia bagian timur, selama Perang Dunia II, dan berhasil menggali jenazah dua individu.

Menurut pemerintah Jepang, jenazah yang ditemukan bersama anggota keluarga para tentara tersebut akan melalui identifikasi DNA sebelum direpatriasi ke Jepang. Sekitar 600 tentara Jepang tewas dalam pertempuran terakhir di pulau ini, yang direbut oleh militer Amerika Serikat pada Mei 1944.

Hanya sedikit tentara Jepang yang selamat dari pertempuran di pulau yang juga menjadi lokasi pangkalan udara militer Jepang ini. Sebelumnya, Jepang pernah melakukan penggalian pada 2004 dan menemukan 16 set jenazah.

Para arkeolog, anggota keluarga yang berduka, dan penduduk lokal yang membantu mereka menggali di pulau terpencil di Provinsi Papua, Indonesia, di bawah terik matahari pada akhir Juli hingga awal Agustus, seperti dilaporkan Kyodo News.

Mereka mengenakan masker wajah untuk mencegah keringat menetes ke benda-benda yang ditemukan di lereng dekat titik pendaratan pasukan AS, kemungkinan sebuah parit garis depan tentara Jepang. Tanah di sekitarnya disaring dengan cermat.

Salah satu anggota tim sekaligus arkeolog dari Badan Riset dan Inovasi Nasional Indonesia (BRIN), Marlin Tolla, mengatakan tim awalnya mengira hanya menemukan jenazah satu individu pada 31 Juli, namun ternyata ada dua.

“Posisi kedua jenazah saling menumpuk, dengan kepala individu kedua berada di atas kaki individu pertama,” ujarnya setelah penggalian.

Ryoko Hidehira, 84 tahun, yang masih mencari jenazah ayahnya yang gugur di Provinsi Papua Barat selama perang, turut serta dalam penggalian.

“Setiap jenazah bagiku adalah ayahku,” kata Hidehira, warga Kasaoka, Prefektur Okayama, yang sejak 1996 telah berpartisipasi dalam upaya pemerintah Jepang memulangkan jenazah tentara yang gugur di luar negeri, berkeliling ke banyak negara.

Dengan sikat makeup, Hidehira dengan hati-hati membersihkan tanah dari tulang-tulang tersebut dan berbisik kepada jenazah kedua individu, “Maaf baru sekarang. Mari pulang bersama.”

Setelah penggalian, ia menaburkan butiran beras di lokasi dan mengheningkan cipta sejenak untuk para pahlawan yang gugur.

Para arkeolog menyebut kedua jenazah adalah pria berusia 20-30 tahun. Salah satunya menunjukkan trauma parah di tengkorak, kemungkinan akibat pertempuran. Di sekitar lokasi ditemukan pula pecahan peluru, lebih dari selusin peluru, fragmen logam berbentuk J yang kemungkinan berasal dari sepatu militer Jepang, granat, dan bajonet.

Lokasi penguburan awalnya tidak sengaja ditemukan oleh seorang warga lokal yang sedang menggali tanah di belakang rumahnya, menurut tim penggalian.

Seorang pejabat dari Kementerian Kesehatan, Kesejahteraan, dan Tenaga Kerja Jepang menyatakan semakin sulit bagi anggota keluarga yang menua untuk berpartisipasi dalam penggalian di luar negeri, sehingga perlu melibatkan lebih banyak para ahli.

Menurut kementerian, sekitar 53.000 tentara Jepang tewas di bagian Indonesia dari Pulau New Guinea, dan sekitar 20.000 jenazah masih belum ditemukan.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Jepang Longgarkan Kuota Mahasiswa Asing, Tiga Universitas Top Dapat Izin Khusus

19 February 2026 - 15:10 WIB

Prefektur Kagawa Gandeng Nvidia, Dorong Pemanfaatan AI dan Pembangunan Data Center

19 February 2026 - 13:10 WIB

PM Sanae Takaichi Targetkan Penangguhan Pajak Konsumsi Makanan Selama Dua Tahun

19 February 2026 - 11:10 WIB

Jenazah Diduga Tiga Korban Helikopter Wisata Jatuh di Gunung Aso Ditemukan

19 February 2026 - 10:10 WIB

Trending on News